HDCI Siap Gelar The X Memorial Wing Day di Pangandaran
Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) siap menggelar acara Wing Day yang ke-10. Gelaran yang digelar lima tahun sekali itu, akan dihadiri bikers dari dalam maupun luar negeri.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) siap menggelar acara Wing Day yang ke-10. Gelaran yang digelar lima tahun sekali itu, akan dihadiri bikers dari dalam maupun luar negeri.
Rencananya, acara tersebut akan digelar selama dua hari pada 3-4 April 2020. Nantinya, acara puncak akan digelar di pantai Pangandaran.
Mengusung tema "The X Memorial Wing Day Tribute to Veteran", sebanyak 592 bikers dengan motor klasik Harley Davidson produksi kisaran tahun 1903-1984, disebut-sebut akan meramaikan acara tersebut. Mereka yang turut serta, direncanakan akan mendapatkan sebuah pin emas khusus dari gelaran lima tahunan tersebut.
Untuk mendapatkan pin emas itu, para bikers harus menyelesaikan dan menempuh rute Bandung-Pangandaran dengan motor kolotnya. Tentu saja yang gagal tidak akan mendapat pin emas yang menjadi simbol kebanggaan bikers HDCI selama hampir 50 tahun ini.
"Total 592 bikers, dibagi dua rombongan. Di wilayah barat (Jawa Barat) 436 peserta berangkat dari Gedung Sate dan timur (Yogyakarta) 156 peserta," ucap Ketua Pelaksana Wing Day Yovi saat konferensi pers, Sabtu (7/3/2020).
Selain para bikers Harley Davidson klasik, kegiatan tersebut juga akan diikut oleh ratusan club sepeda motor dari berbagai jenis. Kemudian, lanjut Yovi, acara tersebut juga akan diikuti peserta dari luar negeri.
"Confirm itu sekitar 297 club, dan pasti masih banyak lagi. Ada dari amerika, australia, malaysia, brunei, singapura, dan tentunya kami akan memberikan suatu penghargaan kepada mereka apabila mereka hadir," ujar Yovi.
Sedangkan, Ketua HDCI Pengcab Bandung Glenarto mengatakan, gelaran Wing Day ini sangat sakral baginya. Pasalnya, kegiatan tersebut merupakan sebuah warisan sejarah dari para pendiri klub motornya sejak dulu.
"Ini sangat sakral bagi kita (HDCI), sejak dahulu sebelum namanya menjadi HDCI Wing Day ini sudah dilakukan oleh para senior kita," ungkap Glen.
Bahkan, sangking sakralnya, bilamana ada bikers yang tidak sampai ke garis finish yaitu di Pantai Pangandaran. Sisa pin emas yang rencananya menjadi hadiah pun akan dibakar melalui acara seremonial khas HDCI.
Hal ini bertujuan, lanjut Glen, agar pin emas Wing Day hanya dimiliki bikers bermotor klasik yang memang telah mengikuti Wing Day dan berhasil sampai tujuan.
"Kita berikan pin emas yang sangat istimewa, pin ini dibuat 592 pin. Jika ada sisa pin, atau tidak sampai, maka sisa pin itu akan kami bakar, jadi tidak mungkin dimiliki oleh mereka yang bukan peserta rally," tutur Glen.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat, Dedi Taufik berharap acara Wing Day yang digelar HDCI bisa mendongkrak perekonomian di sektor pariwisata.
Efek jangka panjangnya adalah menumbuhkan kepercayaan wisatawan untuk datang ke Jawa Barat di tengah wabah virus corona.
Di luar dari acara Wing Day, Dedi mengklaim sudah berkoordinasi dengan Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (Asita) dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di 27 kabupaten/kota untuk memberikan promo.
"Sektor pariwisata ini menurun dan dengan adanya kegiatan ini kita inginkan ada peningkatan minimal ada dari wisman kita genjot. Lalu, tujuannya kan Pangandaran, nah disitu kami siapkan seluruh pranata hotel kemudian tempat destinasi dan kemudian juga diintegrasikan dengan spesial tarif," ujar Dedi.
"Kita coba alihkan walaupun beberapa negara sudah menutup untuk masuk dan keluar (negara) seperti Singapura kemudian juga dari Itali, nah kita alihkan terutama ke konsumsi untuk lokal," pungkasnya. (Ridwan Abdul Malik)
Editor : Doni Ramdhani

