Hujan Deras Sebabkan Banjir di SD Negeri 065 Cihampelas Bandung
Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Kota Bandung sejak sekitar pukul 13.00 WIB, Jumat (24/10/2025), menyebabkan genangan air di sejumlah titik jalan. Salah satu lokasi yang terdampak cukup parah adalah kawasan Jalan Cihampelas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Kota Bandung sejak sekitar pukul 13.00 WIB, Jumat (24/10/2025), menyebabkan genangan air di sejumlah titik jalan. Salah satu lokasi yang terdampak cukup parah adalah kawasan Jalan Cihampelas.
Ketinggian air di kawasan tersebut mencapai 30–50 sentimeter, bahkan masuk hingga ke area SD Negeri 065 Cihampelas. Sekolah itu tergenang karena lokasinya berada lebih rendah dari permukaan jalan raya, sehingga air mengalir deras ke dalam lingkungan sekolah.
Dalam video yang beredar, terlihat air banjir menggenangi lapangan dan ruang-ruang kelas. Arus air tampak cukup deras, menyerupai aliran sungai kecil, dengan sejumlah sampah ikut terbawa.
Salah seorang guru, Siti Robiah, menuturkan banjir mulai terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Ia mengetahui kejadian tersebut setelah menerima video dari rekan sesama guru yang berada di lokasi.
“Banjirnya dari arah jalan masuk ke sekolah. Diduga karena drainase di depan sekolah tersumbat oleh sampah dan material pasir. Saluran itu kecil dan belum dibersihkan, jadi air tidak bisa mengalir lancar,” ujarnya di lokasi, Jumat sore.
Menurut Siti, tinggi genangan air sempat mencapai 50–70 sentimeter. Ia menambahkan, drainase di sekitar sekolah sebenarnya pernah diperbaiki, namun kini kembali tersumbat oleh pasir dan sampah.
“Sekarang pasirnya sudah menumpuk lagi, ditambah ada sampah yang terbawa air. Akibatnya air berputar di situ-situ saja,” katanya.
Siti mengungkapkan, banjir seperti ini bukan yang pertama kali terjadi. Ia mengingat pernah terjadi banjir lebih besar dengan ketinggian mencapai lebih dari satu meter, meski tidak ingat pasti kapan kejadiannya.
“Dulu pernah sampai satu meter lebih, buku dan meja banyak yang rusak,” ujarnya sambil menunjuk bekas titik banjir di depan ruang guru.
Beruntung, saat banjir terjadi, aktivitas belajar-mengajar sudah selesai. Para siswa telah pulang lebih awal karena sekolah sedang mengadakan kegiatan peringatan Hari Santri.
“Sekitar jam 11-an anak-anak sudah pulang,” tutur Siti.
Pantauan pada pukul 15.30 WIB, air banjir di SD Negeri 065 Cihampelas sudah surut. Namun, sisa pasir dan lumpur masih tampak di lorong serta beberapa ruang kelas. Guru, karang taruna, dan orang tua murid terlihat bergotong royong membersihkan area sekolah.
Meski tidak ada fasilitas yang rusak parah, pihak sekolah tetap melaporkan kejadian ini kepada Dinas Pendidikan Kota Bandung.
“Sudah kami laporkan. Dulu sempat diperbaiki, dan sekarang kami koordinasikan lagi agar drainase di bagian atas bisa dibenahi,” kata Siti.***
Editor : JakaPermana

