Hujan Gol FC Porto vs Al Ahly 4-4, Wessam Abou Ali Jadi Pemain Kedua Cetak Hattrick

Wessam Abou Ali menjadi pemain kedua yang mencetak hattrick di Piala Dunia Antarklub 2025. Dia melakukannya dalam duel FC Porto vs Al Ahly.

Hujan Gol FC Porto vs Al Ahly 4-4, Wessam Abou Ali Jadi Pemain Kedua Cetak Hattrick
Wessam Abou Ali mencetak hattrick dalam laga FC Porto vs Al Ahly di penyisihan Grup A Piala Dunia Antarklub 2025. (X @FIFACWC)

INILAHKORAN, New Jersey – Wessam Abou Ali menjadi pemain kedua yang mencetak hattrick di Piala Dunia Antarklub 2025. Dia melakukannya dalam duel FC Porto vs Al Ahly.

Duel FC Porto vs Ahly sebagai laga pamungkas penyisihan Grup A Piala Dunia 2025 berlangsung di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, Selasa 24 Juni 2025.

Pertandingan FC Porto vs Al Ahly ini menentukan nasib kedua kubu, lolos ke 16 Besar atau tersingkir dari Piala Dunia Antarklub 2025. Hasil imbang membuat keduanya sama-sama harus mengepak koper.

Wessam Abou Ali menjadi bintang dalam laga ini. Dia mencetak tiga gol pertama Al Ahly. Ketiga gol dia jaringkan di menit ke-15, 45, dan 51.

Al Ahly mampu mengawali pertandingan dengan sempurna. Baru 15 menit pertandingan jalan, mereka secara mengejutkan menjebol gawang FC Porto.

Gol ini berawal saat Wessam Abou Ali mendapatkan umpan manis. Dia kemudian melepaskan tembakan mendatar ke pojok kanan gawang tanpa bisa dihentikan kiper FC Porto.

Lima menit berselang, FC Porto nyaris menyamakan kedudukan. Sayangnya, tendangan keras William Gomes dari sisi kotak penalti masih membentur mistar gawang.

Al Ahly memiliki dua peluang untuk memperbesar keunggulan di menit ke-23. Sebuah sontekan Zizo ke arah gawang masih bisa diselamatkan kiper Claudio Ramos.

Tak lama berselang, Wessam Abou Ali untuk kedua kalinya, membobol gawang FC Porto. Hanya saja, wasit menganulirnya karena menganggap sudah terjadi offside lebih dulu.

Semenit kemudian, FC Porto justru menyamakan kedudukan melalui Rodrigo Mora,

Dia menusuk ke kotak penalti lawan setelah melakukan serangan solo dan berhadapan dengan kiper Al Ahly. Tak sulit bagi Rodrigo Mora untuk memperdaya kiper Mohamed El Shenawy.

Al Ahly, menjelang babak pertama berakhir, mendapatkan hadiah penalti setelah pemain FC Porto, Fabio Vieira mengganjal lawan.

Wessam Abou Ali tampil sebagai algojo. Dia melakukan tugas eksekutor dengan sempurna, menaklukkan kiper Claudio Ramos. 

Memasuki babak kedua, laga makin panas dan menarik. Dalam rentang waktu tiga menit, bahkan sampai terjadi tiga gol.

Awalnya, FC Porto menyamakan kedudukan di menit ke-50, melalui penyelesaian fantastis Williams Gomes. Dia melepaskan tendangan keras ke pojok kanan gawang Al Ahly.

Semenit kemudian, Wessam Abou Ali kembali beraksi. Dia menuntaskan umpan silang Mohamed Hany dengan sundulan mematikan ke gawang Porto.

Drama belum berhenti. FC Porto langsung membalas dua menit berselang. Samu menyambut umpan tendangan penjuru dengan sundulannya dan menerobos ke gawang Al Ahly.

Wessam Abou Ali, sang pencetak hattrick, akhirnya meninggalkan lapangan di menit ke-59. Dia digantikan Nejc Gradisar.

Tapi, bukan berarti cerita gol Al Ahly berhenti. Mohamed Ali Ben Romdhane menjebol gawang FC Porto di menit ke-64 melalui tendangan yang dilesakkan ke pojok atas gawang.

Achraf Bencharki nyaris pula mencetak gol Al Ahly di menit ke-74. Tendangannya sudah mengarah ke gawang, tapi masih bisa disapu bek lawan.

Tiga menit menjelang pertandingan berakhir, Achraf Bencharki memiliki peluang lain. Dia menghajar bola liar, tapi masih bisa diselamatkan kiper Porto.

Sebaliknya, dua menit berikutnya, FC Porto menyamakan kedudukan. Pepe menerima umpan matang dan melepaskan tendangan keras ke gawang Al Ahly. (*)


Editor : Zulfirman