HYBE juga Ketahuan Menjelekan BLACKPINK: Grup Ini Lebih Konsentrasi pada Hubungan Asmara
HYBE juga menuliskan laporan untuk menjelekan BLACKPINK menyebut grup ini hanya fokus pada hubungan asmara.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pada hari Jumat, 1 November 2024, Laporan internal setebal 2.000 halaman dari HYBE Bocor di berbagai platform, yang juga nama BLACKPINK ikut tertulis.
Dokumen ini, yang sebelumnya telah diungkapkan oleh Majelis Nasional Korea Selatan, berisi banyak tuduhan mengenai pengumpulan informasi dan analisis negatif terhadap grup K-Pop, yang menjadikan HYBE sebagai "musuh nomor satu" di antara fandom karena "teks yang memfitnah" ini.
Laporan tersebut menyebutkan nama-nama grup pesaing seperti BLACKPINK, aespa, IVE, dan NMIXX, serta artis mereka sendiri yakni BTS, SEVENTEEN, NewJeans, dan TXT, yang menjadikan mereka sasaran berbagai evaluasi subjektif yang memengaruhi reputasi mereka.
Salah satu topik yang paling kontroversial adalah seputar BLACKPINK, dengan HYBE yang diduga mengklaim bahwa para membernya lebih fokus pada kehidupan romantis mereka daripada karier mereka.
Skandal seputar penampilan tari provokatif Lisa dilaporkan turut menyebabkan menurunnya reputasi grup tersebut.
HYBE telah mengungkapkan bahwa kemarahan publik terkait penampilan Lisa di pertunjukan Crazy Horse di Paris telah menimbulkan kontroversi yang signifikan.
Sementara Lisa bertujuan untuk menegaskan otonomi dan kekuatannya, penampilan bergaya burlesque tersebut memicu reaksi keras dari penggemar yang merasa hal itu bertentangan dengan citra asli BLACKPINK.
Selain itu, citra grup secara keseluruhan menjadi buruk karena para member lain mendukung Lisa selama acara ini.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa BLACKPINK telah mengalihkan fokusnya ke Hubungan lebih dari grup lainnya, dengan menyatakan, "grup ini lebih berkonsentrasi pada Hubungan asmara daripada grup lainnya."
Selain itu, HYBE telah mengumpulkan informasi tentang dinamika fandom BLACKPINK.
Perselisihan mengenai peran duta merek yang terkenal telah memecah belah fandom mereka, yang unik karena beberapa penggemar member individu seringkali lebih banyak daripada penggemar grup.
Laporan tersebut menyoroti bahwa skandal penyalahgunaan zat terlarang Rose di masa lalu diduga diatur oleh "hanya penggemar" Jisoo sebagai tindakan sabotase.
Laporan tersebut juga menyoroti masalah internal mengenai salah satu grup mereka sendiri, LE SSERAFIM, yang mengakui kurangnya keterampilan mereka dan mengungkap bahwa mereka menutupinya dengan membiarkan grup tersebut melakukan lip-sync pada penampilan tertentu.
LE SSERAFIM, yang dicap sebagai girl grup paling tidak disukai di K-Pop setelah penampilan buruk mereka di Coachella 2024, telah menuai kritik karena kurang dilatih oleh manajemen mereka, yang menyebabkan penampilan yang secara luas dikutuk sebagai "aib nasional".
Sebelumnya, HYBE menghadapi boikot dari fandom BTS dan SEVENTEEN karena apa yang mereka gambarkan sebagai strategi "tidak manusiawi" yang merusak kesuksesan boy grup mereka.
Melalui Laporan setebal 2.000 halaman ini, wajah buruk dan gelap perusahaan hiburan papan atas Korea itu terkuak ke publik, dengan Bang Si Hyuk, pimpinan perusahaan, dicap sebagai "penjahat yang menghancurkan nilai-nilai luhur K-Pop."***
Editor : Irma Nurfajri


