IIPG Jabar Gelar Pendidikan Politik untuk Anggota Golkar
Ketua IIPG Jabar Rita Fitria Ace Hasan Syadzily menyebutkan, investasi terhadap kaum perempuan tidak akan pernah merugi. Untuk itu, momentum halal bihalal tidak saja sebagai kesempatan untuk bersilaturahmi tapi juga diisi kegiatan pendidikan politik bagi para anggota Golkar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Ketua IIPG Jabar Rita Fitria Ace Hasan Syadzily menyebutkan, investasi terhadap kaum perempuan tidak akan pernah merugi. Untuk itu, momentum halal bihalal tidak saja sebagai kesempatan untuk bersilaturahmi tapi juga diisi kegiatan pendidikan politik bagi para anggota Golkar.
“Halal bihalal ini selain dalam rangka membangun tali silaturahmi dan pendidikan politik di bawah naungan Partai Golkar, kita juga memperingati Hari Kartini. Sebab, kita bisa leluasa berkegiatan seperti ini diantaranya karena perjuangan RA Kartini,” kata Teh Rita di sela pendidikan politik para anggota Ikatan Isteri Partai Golkar atau IIPG Jabar di Hotel Preanger Kota Bandung, Minggu 5 Mei 2024.
Di hadapan para peserta pendidikan politik yang terdiri dari pengurus IIPG Jabar, Ketua dan Sekretaris IIPG Kabupaten/Kota, Al-Hidayah, KPPG, Kosgoro, AMPI, SOKSI dan lain-lain itu Teh Rita berharap anggota IIPG Jabar dapat memiliki kemampuan komunikasi dan personal grooming yang baik.
Hal ini dilakukan supaya bisa maksimal dalam setiap menyelesaikan permasalahan yang terjadi, baik dalam keluarga maupun organisasi.Termasuk memiliki bekal dan kemampuan berinteraksi dengan pengurus serta masyarakat.
Pada kesemoatan yang sama Ketua DPD Partai Golkar Jabar Tubagus Ace Hasan Syadzily, atau biasa disapa Kang Ace, menjelaskan tentang pentingnya peran keluarga dalam menentukan keberhasilan suatu organisasi.
“Golkar bisa menang di Jawa Barat, bisa meningkat suaranya, salah satunya karena adanya dukungan dari setiap keluarga, para ibu dan segenap kekuatan perempuan yang ada di Partai Golkar ini,” kata Kang Ace
Ia lantas memaparkan berbagai pengalamannya di keluarga saat menentukan langkah-langkah penting yang harus diakukan dalam organisasi.
“Saya sering berdiskusi dengan isteri saya tentang banyak hal terkait organisasi. Alhamdulillah Isteri saya tidak pernah protes ketika harus meninggalkan rumah karena dia tahu apa yang dilakukan suaminya saat di luar rumah,” ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI itu.
Kang Ace menuturkan, dalam kehidupan berorganisasi setiap orang bukan bekerja untuk dirinya sendiri. Sebab sebagian besar waktu yang dimilikinya juga untuk kepentingan organisasi.
“Kita bukan bekerja untuk diri kita saja. Kita tentu harus ikhlaskan sebagian besar waktu yang kita miliki untuk kepentingan organisasi,” tandas Kang Ace.
Ia kemudian mengajak segenap perempuan yang terhimpun di IIPG untuk terus bekerja secara maksimal. Karena keberhasilan sebuah organisasi tergantung dari seberapa besar peran keluarga yang ada di dalamnya.
“Saya meyakini setiap pencapaian yang kita dapatkan sejatinya tergantung dari seberapa besar peran keluarga memberikan support,” sambung Caleg DPR-RI terpilih dengan suara terbesar di dapil Kabupaten Bandung dan Bandung Barat tersebut. (cesar yudistira)
Editor : Doni Ramdhani

