IMI Jabar Apresiasi Gelaran Piala Bupati Bandung Barat Road Race Championship 2022
IMI Jabar memberikan apresiasi dan sambutan positif terhadap gelaran Piala Bupati Bandung Barat Road Race Championship 2022.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah- IMI Jabar memberikan Apresiasi dan sambutan positif terhadap gelaran Piala Bupati Bandung Barat Road Race Championship 2022.
Kendati demikian, IMI Jabar juga memberikan sejumlah catatan sebagai bahan evaluasi bagi Pemda KBB untuk penyelenggaraan Piala Bupati Bandung Barat Road Race Championship yang akan datang.
Wakil Ketua Biro Balap Motor Pengprov IMI Jabar yang juga Ketua Dewan Juri Road Race Championship 2022, Arris Aditya mengapresiasi Pemda KBB yang perhatian dengan adanya event road race.
Arris Aditya berharap, event balap motor tersebut bisa berkembang ke arah pembinaan, khususnya bagi para pemuda guna mengurangi aksi balap liar yang kerap terjadi.
"Untuk event Piala Bupati Bandung Barat Road Race Championship 2022 ini sangat bagus," katanya yang juga Wakil Ketua Biro Balap Motor Pengprov IMI Jabar kepada wartawan.
Kendati demikian, sambung dia, antusiasme masyarakat sekitar masih kurang. Mungkin, karena kurang promosinya. "Ini kan gratis, seharusnya penonton lebih meriah," ujarnya.
Disinggung terkait kendala sirkuit, ia menyebut, tingkat kesulitannya ada pada pengaturan sirkuit. Menurutnya, karena ini sirkuit dadakan tingkat keamanan harus lebih ditingkatkan.
"Karena bagi pembalap, keselamatan itu sangat penting. Sebab, banyak peserta yang mayoritas berasal dari Jabar. Bahkan, ada juga yang dari Jawa Timur," ujarnya.
"Kalau bisa ada sirkuit yang lebih layak agar lebih terjaga keselamatannya," sambungnya.
Ia berharap, ada sirkuit khusus dan permanen di Bandung Barat agar bibit atlet olahraga balap motor ini bisa terlihat.
"Untuk para pemenang kita dorong ke jenjang atau tingkat nasional. Kita tidak berpatokan bahwa mereka hanya jadi pembalap daerah. Namun, mereka bisa berlaga di tingkat nasional, bahkan internasional," ujarnya.
"Di sini sudah jelas baik untuk jenjangnya ada tingkat daerah, provinsi, nasional dan internasional," sambungnya.
Ia menyarankan, bagi para pecinta otomotif agar tidak melakukan aksi balap liar. Untuk para pemula, silakan buktikan di sirkuit.
"Jadi pembalap itu bukan hanya hobi, tapi bisa jadi karir dan mendapat hidup layak dan nantinya bermanfaat untuk masa depan," tandasnya.*** (agus satia negara).
Editor : Ghiok Riswoto


