Inalillahi Wainnaillaihi Rojiuun, Ulama Kharismatik Kaltara Meninggal Dunia

Masyarakat Kalimantan Utara berduka karena ulama kharismatik Ustaz Muhammad Bilfaqih di Bulungan ini meninggal dunia pada Jumat.

Inalillahi Wainnaillaihi Rojiuun, Ulama Kharismatik Kaltara Meninggal Dunia
Masyarakat Kalimantan Utara berduka, Ulama Kharismatik Ustaz Muhammad Bilfaqih meninggal dunia.

INILAHKORAN, Tanjung Selor – Masyarakat Kalimantan Utara berduka karena salah satu ulama kharismatik Ustaz Muhammad Bilfaqih di Benuanta, Bulungan, meninggal dunia tadi pagi, Jumat, 10 September 2021.

Ustaz Muhammad, panggilan akrabnya, memiliki nama lengkap Habib H. Sayid Muhammad bin Ahmad bin Muhammad bin Abdullah bin Idrus Bilfaqih, LC.

"Almarhum merupakan pendakwah sekaligus tokoh masyarakat berpengaruh di Bulungan dan Kaltara," kata salah seorang tokoh masyarakat Bulungan H. Pandi di Tanjung Selor pada Jumat, 10 September 2021.

Baca Juga: Ulama Percaya Dibalik Virus Covid-19 Ada Manfaat

Selain aktif di dunia pendidikan, semasa hidupnya masih aktif sebagai Rois Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PW NU) Kalimantan Utara.

Kesan paling kuat terhadap mantan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kaltara yang juga akrab dipanggil Ustaz Muhammad itu, kata H. Pandi, yakni saat berceramah secara halus kepada orang tua dan kaum ibu-ibu, namun akan keras kepada anak muda agar mengamalkan amar ma'ruf nahi munkar.

"Selaku warga Bulungan, sangat merasa kehilangan dan sangat merindukan petuah-petuah almarhum. Apalagi pada saat Bulan Puasa karena almarhum sering hadir pada malam-malam Ramadan," katanya.

Baca Juga: Sekretaris DPRD Kabupaten Bogor yang Humoris Meninggal Dunia

"Semoga ada lagi tokoh lain yang menggantikan syiar Islam dan Insyaallah beliau husnul khatimah, Aamiin ya Rabbal alamin," kata Haji Pandi, Sekwan di DPRD Kaltara.

Hal senada dikatakan warga Bulungan lain, yakni Ismail B yang mengaku sering berdialog dengan Habib Muhammad. "Selain dikenal sebagai ulama dan dai, beliau juga berjasa dalam memajukan pendidikan di Bulungan," katanya.

Semasa hidupnya berjasa dalam mengembangkan dunia pendidikan melalui program Islam Terpadu (IT). Melalui sebuah yayasan, Ustaz Muhammad Bilfagih telah membangun dua sekolah, yakni Taman Kanak-Kanan Islam Terpadu (TK-IT) dan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD-IT) Nurul Hikmah.

Baca Juga: Mantan Plh Dirdik KPK Ardian Rahayudi meninggal dunia

Habib Muhammad Bilfaqih adalah lulusan salah satu universitas di Arab Saudi dan berencana membangun sekolah SMP-IT yang saat ini sudah tahap pembangunan gedung.

"Beliau pejuang mualaf. Kita tahu bagaimana perjuangan almarhum semasa hidupnya dalam syiar Islam luar biasa, dengan mengorbankan waktu tenaga hingga materi," kata Ismail, Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara.

Warga lain, Hj Ida Parlina juga mengaku sangat kehilangan sosok yang akrab juga dipanggil "Ustadz Jangkung" (karena memiliki tubuh tinggi), apalagi selama ini rutin mendengar tausyiah Habib Muhamnad usai subuh.

Baca Juga: Tayang Bincang UPI Hadirkan Ustad Muda Habib Husein Ja'far Al Hadar 

Menurut orangtua murid yang pernah menitipkan anaknya di TK-IT dan SD-IT Nurul Hikmah itu, dia sangat berbangga dengan keberadaan sekolah yang bisa memadukan pelajaran umum dan agama yang dirintis Ustaz Muhammad.

"Sekolah seperti ini sudah lama dinantikan masyarakat Tanjung Palas. Sebagai orangtua kita tentu mendambakan lembaga terbaik untuk pendidikan," kata Hj. Intan Rokhimah yang mempercayai pendidikan anaknya di TK IT dan SD IT Nurul Hikmah.

Dilaporkan Habib Muhammad Bilfaqih sempat mendapat perawatan selama tiga hari di RSU Tanjung Selor dan sekira 09.00 Wita tadi pagi menghembuskan nafas terakhir dalam usia sekitar 75 tahun.

Rumah duka di Jalan Sultan Muhammad Kasimuddin Tanjung Palas, dan dimakamkan ba'da Jumat.

Beberapa tokoh melalui akun resminya ikut berduka atas kepergian Muhammad Bilfaqih, di antaranya anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Kaltara Hasan Basri.

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Atas nama Pribadi, Keluarga dan Pimpinan PURT DPD RI, Turut berdua cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diampuni segala dosa dan kesalahan serta diterima segala amal ibadahnya oleh Allah SWT. Dan semoga keluarga yang ditinggal diberikan ketabahan dan kekuatan iman lahir batin. Amin yra...," tulis Hasan dengan mencantumkan foto almarhum. (antara).***


Editor : inilahkoran