Indonesia Didesak Dukung Kemerdekaan Muslim Uighur

INILAH, Jakarta - Sambil menangis, dari atas mobil komando, Aktivis perempuan muslim Neno Warisman menyuarakan pembelaan terhadap Muslim Uighur di China.

Indonesia Didesak Dukung Kemerdekaan Muslim Uighur
Massa saat melakukan Aksi Bela Uighur di Kuningan
INILAH, Jakarta - Sambil menangis, dari atas mobil komando, Aktivis perempuan muslim Neno Warisman menyuarakan pembelaan terhadap Muslim Uighur di China.
 
Neno menegaskan, Muslim Uighur bukanlah bagian dari China."Mereka saudara kita turkiesan yang dijajah," ucapnya lirih disambut takbir ribuan massa.
 
"Percayalah bahwa Allah bersama muslim. Allah memberikan tanah merdeka untuk kaum muslimin. Maka hari ini kita teriak tolong Uighur, tolong Uighur, tolong Uighur," ungkapnya.
 
Neno meminta pemerintah mendukung kemerdekaan muslim Uighur dari tanah China. "Jangan pernah takut. Sebab ketika kebenaran datang, kebhatilan pasti lenyap," teriaknya kembali disambut takbir ribuan massa. 
 
Sementara itu, bayi hingga anak-anak tampak mengikuti Aksi Bela Muslim Uighur di depan Kedutaan Besar China, Jakarta Selatan pada Jumat sore.
 
Pantauan Antara di lapangan, sejumlah anak memegang beberapa bendera bertuliskan lafadz tauhid dan poster berisi tuntutan Aksi Bela Ughiur.
 
Orang tua yang membawa bayi juga berlindung di trotoar untuk menghindari desakan massa yang memenuhi kawasan Mega Kuningan.
 
Aksi penyampaian pendapat berlangsung tertib, massa ada yang berdiri dan duduk di aspal sambil membentangkan bendera dan spanduk serta bersalawat dan mengucapkan takbir.
 
Massa menuntut agar dugaan pelanggaran HAM yang terjadi di Xinjiang, China dihapuskan menyusul maraknya berita di media mengenai penyiksaan yang dialami Muslim Uighur.
 
Aksi menyampaikan pendapat berlangsung dari Jumat siang dengan pengawalan ketat dari petugas keamanan serta kawat berduri di sekitar Kedubes China untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. 


Editor : inilahkoran