Inggris Kena Bully Usai Melempem di Euro 2024, Bisa-bisanya Gareth Southgate Bilang Begini
Inggris besutan Gareth Southgate kembali tampil buruk ketika diimbangi Slovenia dalam matchday terakhir Grup C Euro 2024.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Kalimat pembelaan kembali terlontar dari seorang Gareth Southgate menyusul performa mengecewakan Inggris di Euro 2024.
Inggris besutan Gareth Southgate kembali tampil buruk ketika diimbangi Slovenia dalam matchday terakhir Grup C Euro 2024.
Beruntung bagi Gareth Southgate lantaran Inggris masih lolos ke babak 16 besar Euro 2024 dengan status juara grup.
Gareth Southgate pun menanggapi reaksi para netizen pendukung Inggris yang menghujat habis-habisan performa tim kesayangan mereka saat laga kontra Slovenia.
The Three Lions hanya mampu bermain imbang tanpa gol menghadapi Slovenia di Stadion RheinEnergie, Cologne, Rabu 26 Juni 2024 dini hari WIB.
Southgate bahkan menilai timnya mengalami peningkatan performa dibandingkan ketika ditahan imbang Denmark 1-1 pada laga sebelumnya.
"Saya pikir ada peningkatan di mana kami berada sebelumnya. Kami cukup banyak mengendalikan permainan, kami memiliki lebih dari 70% penguasaan bola, terutama di babak kedua. Mereka (Slovenia) bertahan dari gelombang demi gelombang serangan," kata Gareth Southgate dilansir dari laman Euro, Rabu.
Southgate juga mengapresiasi kinerja lini belakang The Three Lions yang mampu memberikan pengaruh dalam penguasaan bola.
Selain itu Southgate juga menilai sejumlah pemain pengganti yang masuk seperti Cole Palmer, Trent Alexander-Arnold, Kobbie Mainoo dan Anthony Gordon memberikan dampak yang signifikan terhadap dominasi Inggris di babak kedua.
"Jelas, kami telah bertahan dengan sangat baik, yang memberi kami fondasi untuk membangun serangan. Malam ini kami lebih baik dengan bola, dampak pergantian pemain kami sangat positif. Jadi ada tanda-tanda sisi permainan itu datang," ujar Southgate.
Southgate akan mengevaluasi timnya yang memang kurang mampu menciptakan peluang di depan gawang menjadi gol meski terdapat sejumlah peluang yang kemungkinan besar mampu dikonversi sebagai gol pembeda.
Hasil imbang ini sudah cukup untuk membuat Inggris mengamankan tiket ke babak 16 besar dengan status jawara grup C.
Harry Kane dan kawan-kawan kini mengoleksi lima poin hasil dari satu kali menang dan dua kali seri, unggul atas Denmark dan Slovenia yang secara berurutan berada di peringkat kedua dan ketiga dengan total raihan tiga poin.
Di babak 16 besar nantinya, Inggris masih menunggu calon lawan peringkat ketiga terbaik yang berada diantara grup D, E dan F.***
Editor : Bsafaat

