Ini Dia Bocoran Wakil Bupati Bandung Barat yang Diinginkan Hengki Kurniawan
Siapakah Wakil Bupati Bandung Barat yang diinginkan Hengki Kurniawan? DPD PKS Kabupaten Bandung Barat membocorkannya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Siapakah Wakil Bupati Bandung Barat yang diinginkan Hengki Kurniawan? DPD Partai Keadilan Sejahtera atau PKS Kabupaten Bandung Barat membocorkannya.
Ketua DPD PKS Bandung Barat, Nevi Hendri mengakui pihaknya terus melakukan komunikasi secara bilateral dengan sejumlah partai koalisi Akur terkait pengisian kursi Wakil Bupati Bandung Barat pendamping Hengki Kurniawan. Hanya, secara resmi belum dibahas di internal koalisi.
Bahkan, pihaknya juga telah berkomunikasi langsung dengan Plt Bupati Hengki Kurniawan terkait jabatan wakilnya kelak. Kepada PKS, Hengki mengaku sangat membutuhkan pendamping untuk mewujudkan kondusivitas.
"Komunikasi kita dengan Plt Bupati, beliau sangat ingin ada wakil bupati agar proses pembangunan bisa berjalan kondusif. Kalau sendiri (tanpa wabup) sangat berat," katanya.
Baca Juga: Siapa Calon Wakil Bupati Bandung Barat Pendamping Hengky Kurniawan? Koalisi Akur Nunggu Aa Umbara
Kendati demikian, jelas dia, pembahasan terkait pengisian kursi Wakil Bupati Bandung Barat tersebut tetap harus menunggu secara resmi proses hukum Aa Umbara Sutisna hingga statusnya berkekuatan hukum tetap atau Inkrah dari pengadilan.
"Terlebih proses hukum Bupati Bandung Barat non aktif, Aa Umbara kini berlanjut ke tingkat kasasi," jelasnya.
Ia menyebut komunikasi politik yang dibangun partai koalisi juga masih bersifat nonformal.
"Kami juga belum mau buru-buru mengungkap ke publik siapa nama kader mereka yang bakal diusulkan mengisi jabatan Wakil Bupati KBB," sambungnya.
Dikatakannya, mengacu PP Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi, Kabupaten, dan Kota. Maka tata cara pengisian kekosongan jabatan Kepala Daerah dan wakil Kepala Daerah bisa dilakukan jika sisa masa jabatannya lebih dari 18 bulan.
"Jadi kita masih tunggu putusan kasasi perkara Aa Umbara. Apakah memungkinkan atau tidak diangkat wakil bupati," pungkasnya. *** (agus satia negara).
Editor : inilahkoran


