Ini Tanggapan Ketua Umum Viking Persib Club (VPC) Soal Insiden Keributan Suporter di Laga Persib vs Persija
Ketua Umum Viking Persib Club (VPC), Tobias Ginanjar Sayidina turut memberikan tanggapannya mengenai insiden keributan suporter saat Persib vs Persija
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Ketua Umum Viking Persib Club (VPC), Tobias Ginanjar Sayidina turut memberikan tanggapannya mengenai insiden keributan suporter yang terjadi saat tim kesayangannya bertanding melawan Persija di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Sabtu, 2 Desember 2023.
Melalui rilis yang diterima INILAH KORAN, Ketua Umum Viking Persib Club (VPC), Tobias Ginanjar Sayidina lebih dulu menyampaikan rasa syukurnya terhadap hasil yang diraih Persib saat menghadapi Persija.
Ketua Umum Viking Persib Club (VPC), Tobias Ginanjar Sayidina mengatakan meski timnya hanya meraih satu poin setelah imbang dengan skor 1-1, namun tim kesayangannya ini masih menjaga gengsi dengan tidak kalah atas Persija.
"Hasil tersebut juga membuktikan bahwa Jakarta tidak di atas Bandung dalam segala-galanya," tulis Tobias Ginanjar Sayidina.
Terkait banyaknya insiden keributan suporter yang terjadi pada pertandingan Persib kontra Persija, Tobias mengaku sangat menyayangkan. Pihaknya hanya bisa mendoakan agar para korban yang mengalami luka-luka bisa segera pulih.
"Sejak awal beredar info terkait beberapa insiden, kami dari pihak Viking Persib Club selalu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak Jakmania untuk mencegah dan meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan terjadi semakin membesar. Apresiasi terhadap semua pengurus, korlap, dan elemen Jakmania yang sudah membantu mengamankan Bobotoh yang tetap memaksakan hadir. Menurut informasi, terdapat 15 orang Bobotoh yang dibantu, diamankan, dan diserahkan kepada pihak Panitia Pelaksana Persija," tulisnya kembali.
Tobias pun mengajak seluruh pihak untuk bisa meredakan ketegangan dan menghindari provokasi serta spekulasi yang terjadi, terutama di media sosial.
"Kami pun terus akan berkomunikasi dan berkoordinasi dengan semua pihak untuk mendapatkan sumber-sumber informasi yang valid terkait insiden yang terjadi termasuk video pedagang Cuanki yang turut menjadi korban, agar bisa memberikan support moril maupun materil terhadap korban," tambahnya.
Tobias meminta insiden kerusuhan yang terjadi di Stadion Patriot Candrabhaga kemarin, tentunya harus dijadikan pelajaran. Bukan hanya untuk Jakmania selaku suporter Persija, namun juga oleh para Bobotoh.
"Hal itu dilakukan agar tidak terjadi hal yang sama ketika putaran kedua di Bandung," katanya.
Selain itu, lanjutnya, ke depannya Bobotoh bisa lebih menahan diri untuk tidak memaksakan hadir ke kandang Persija secara sembunyi-sembunyi. Sebab hal itu bisa membahayakan diri sendiri dan juga orang lain.
"Jalan menuju kebaikan memang tidak selalu mulus, tapi jangan pernah lelah untuk memperjuangkan kebaikan walaupun sulit sekalipun," tulis Tobias mengakhiri.(Muhammad Ginanjar)
Editor : Ahmad Sayuti


