Ini Tanggapan Persib Soal Tunggak Sewa Stadion Sidolig
Manajemen Persib atau PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) akhirnya angkat bicara mengenai tunggakan sewa Stadion Sidolig yang selama ini menjadi tempat latihan bagi Maung Bandung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Manajemen Persib atau PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) akhirnya angkat bicara mengenai tunggakan sewa Stadion Sidolig yang selama ini menjadi tempat latihan bagi Maung Bandung.
Sesuai dengan pernyataan pengelola Stadion Sidolig, Yadi Mulyadi, Persib nunggak selama 26 kali menggunakan Stadion milik Pemerintah Kota Bandung itu.
Head of Communication PT PBB, Adhi Pratama menjelaskan bahwa Persib tidak pernah dengan sengaja menunda-nunda pembayaran sewa Stadion Sidolig. Menurutnya, hal itu terjadi karena kendala komunikasi.
"Ini hanya persoalan mekanisme prosedural pembayaran saja. Hal itu juga sudah diakui oleh Dispora Kota Bandung sebagai pengelola Stadion Persib," ungkap Adhi Pratama, Rabu, 2 Agustus 2023.
Adhi Pratama mengatakan proses pembayaran sewa lapangan Stadion Sidolig ini terjadi karena saat itu Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung tengah disibukan dengan kesiapan Stadion yang terpilih sebagai venue latihan untuk Piala Dunia U-20 2023 yang akhirnya batal dan dipindahkan ke Argentina.
"Karena kesibukan dari Dispora Kota Bandung maka tagihan sewa lapangan ke Persib belum sempat disampaikan ke PT PBB," jelasnya.
Karena itu, Adhi Pratama memastikan Persib akan membayar uang sewa lapangan Stadion Sidolig apabila tagihan dari Dispora Kota Bandung sudah didapatkan.
"Jadi, ketika invoice itu dari Dispora diterima, kita pasti akan memprosesnya di internal untuk dilakukan pembayaran sesuai mekanisme," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, Persib Bandung belum membayar sewa lapangan Stadion Sidolig. Setidaknya, nunggak setelah 26 kali pakai.
Hal itu diketahui setelah PSSI dan FIFA melakukan peninjauan ke Stadion Sidolig yang rencananya akan digunakan untuk perhelatan Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia.
Pengelola Stadion Sidolig, Yadi Mulyadi mengatakan penunggakan Persib berpengaruh pada kondisi lapangan. Sebab, pihaknya membutuhkan untuk biaya perawatan atau pemeliharaan.
"Jadi minta bantuan lah ke PT PBB (manajemen Persib) karena kemarin, 26 kali mereka pakai (belum bayar). Saya memaklumi karena ada kesibukan, anggarannya belum ada, jadi kita tidak bisa apa-apa. Cuma saya minta tolong saja, bantu memelihara," ungkap Yadi Mulyadi di Stadion Sidolig, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Minggu, 30 Juli 2023.
Mantan penggawa Persib era 90an ini memastikan kondisi lapangan Stadion Sidolig sudah mendapatkan apresiasi dari PSSI dan FIFA saat peninjauan. Namun, pihaknya mendapatkan PR alias pekerjaan rumah agar bisa melakukan pemeliharaan terutama untuk rumput lapangan.
"Alhamdulillah lapangan masih konsisten, bagus. Cuma memang mungkin di sini perlu pemeliharaan yang lebih, terutama untuk Persib. Karena selama ini yang pakai Persib," katanya.
Karena itu, Yadi Mulyadi kembali memohon kepada Persib untuk memberikan bantuan agar pemeliharaan yang dilakukan berjalan dengan lancar. Sebab saat ini, pihaknya masih harus melakukan pemotongan rumput secara manual.
"Sementara di GBLA ada mesin pemotong rumput. Kalau pemotongan secara manual, engga akan setipis di GBLA. Dan mungkin ini terlalu tebal karena kita tidak bisa potong tipis. Kalau potong tipis, habis lah. Jadi kita perlu alat yang bagus," tegasnya.
Terkait fasilitas lainnya, Yadi memastikan tidak ada masalah. Menurutnya, PSSI dan FIFA hanya fokus pada pemeliharaan rumput lapangan.
"Jadi kata Ibu Ratu (Wakil Ketua PSSI), lapangan masih boleh pakai, seminggu dua kali lah. Jadi saat mendekati November baru di close untuk Piala Dunia. Jadi sebelum November karena perhelatannya kan November," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)
Editor : Ahmad Sayuti

