Inilah Kisah Brand Lokal Jabar Sukses Raup Ratusan Juta Rupiah Berkat Tokopedia dan ShopTokopedia

Memperingati HUT ke-79 Jabar pada 19 Agustus mendatang, Tokopedia dan ShopTokopedia mencatat sejumlah temuan menarik terkait kenaikan penjualan online pada berbagai kategori produk di Jabar.

Inilah Kisah Brand Lokal Jabar Sukses Raup Ratusan Juta Rupiah Berkat Tokopedia dan ShopTokopedia
Communications Senior Lead Tokopedia and ShopTokopedia Rizky Juanita Azuz mengatakan, khusus di Jabar itu data internal Tokopedia mencatat sejumlah kategori paling laris selama semester I 2024 yaitu Makanan dan Minuman, Kesehatan, Pertukangan, Rumah Tangga hingga Otomotif. (istimewa)

INILAHKORAN, Bandung - Memperingati HUT ke-79 Jabar pada 19 Agustus mendatang, Tokopedia dan ShopTokopedia mencatat sejumlah temuan menarik terkait kenaikan penjualan online pada berbagai kategori produk di Jabar.

Communications Senior Lead Tokopedia and ShopTokopedia Rizky Juanita Azuz mengatakan, khusus di Jabar itu data internal Tokopedia mencatat sejumlah kategori paling laris selama semester I 2024 yaitu Makanan dan Minuman, Kesehatan, Pertukangan, Rumah Tangga hingga Otomotif. 

Sedangkan, di ShopTokopedia beberapa kategori dengan kenaikan tertinggi sepanjang semester I 2024 dibandingkan dengan semester I 2023 antara lain Makanan Ringan, Kecantikan, Skincare atau Perawatan Kulit, Fesyen Muslim Perempuan dan Atasan Perempuan. 

"Deretan kategori tersebut mengalami kenaikan rata-rata hampir 4 kali lipat,” kata Rizky, Minggu 18 Agustus 2024.

Demi mendorong UMKM lokal agar lebih mudah beradaptasi dengan perkembangan era digital, Tokopedia dan ShopTokopedia terus melakukan berbagai upaya. 

"Salah satu contoh sinergi yang terus dilakukan Tokopedia dan ShopTokopedia yaitu menggencarkan kampanye Beli Lokal untuk memberikan panggung khusus bagi brand lokal dengan tujuan sekaligus mendorong lebih banyak masyarakat memakai produk lokal," jelas Rizky.

“Kehadiran kampanye Beli Lokal terbukti memberikan dampak positif kepada masyarakat dan UMKM Jabar. Beberapa produk dengan kenaikan tertinggi jumlah transaksi melalui kampanye Beli Lokal di Tokopedia, antara lain: popok, hampers dan parsel, aksesoris kamera, pakaian muslim anak (baju koko, gamis), dan hadiah (kartu ucapan, mug hadiah), dengan rata-rata kenaikan jumlah transaksi lebih dari 8,5 kali lipat," jelas Rizky.

"Sementara kenaikan rata-rata penjualan UMKM Jabar yang mengikuti kampanye Beli Lokal di ShopTokopedia dalam aplikasi TikTok, melonjak 1,5 kali lipat,” ujar Rizky.

Sedangkan pada halaman Beli Lokal di ShopTokopedia dalam aplikasi TikTok, terdapat catatan lebih spesifik lagi mengenai kategori produk yang paling laris, khususnya di Jabar. 

Pada kategori Skincare atau Perawatan Kulit, produk pelembab mengalami lonjakan penjualan hampir 27 kali lipat selama semester I 2024 dibandingkan semester I 2023. Sedangkan pada kategori Kecantikan, khususnya di Jawa Barat, penjualan produk lipstick atau lipgloss naik lebih dari 5 kali lipat.

Rizky menambahkan, temuan menarik lainnya yakni pada kategori Makanan Ringan, berbagai jenis keripik kerap dibeli masyarakat Jabar lewat ShopTokopedia. Hal ini juga terbukti dari penjualan keripik yang naik 5,5 kali lipat. Di sisi lain, pada kategori Hijab, hijab instan merupakan produk yang paling banyak dibeli masyarakat Jawa Barat, dengan peningkatan penjualan mencapai 4 kali lipat. Sedangkan pada kategori Atasan Perempuan, blouse dan kemeja mengalami kenaikan penjualan lebih dari 3 kali lipat, khususnya di Jabar.

Tokopedia dan ShopTokopedia pun membagi kisah inspiratif UMKM lokal Jabar, Xi U-Jank Chocolate dan LOGO, yang turut merasakan dampak positif dari kehadiran platform digital. 

Memiliki visi memperkenalkan cokelat Ciwidey ke pasar nasional, Roni Fahroni (39) dan Sandi Ramdhani (34) mendirikan bisnis pada Maret 2023 dengan nama unik, yakni Xi U-Jank Chocolate yang diadaptasi dari sapaan khas Sunda, yakni "Ujang".

"Sejak awal Xi U-Jank Chocolate berdiri, kami ingin mengangkat nilai tambah Ciwidey yang tak hanya dikenal sebagai destinasi wisata alam, tetapi juga dikenal sebagai wilayah dengan potensi besar dalam sektor kuliner, khususnya cokelat. Selain itu, kami juga ingin membantu mengurangi jumlah pengangguran di Jawa Barat. Sehingga dengan membuka bisnis Xi U-Jank Chocolate, kami dapat memberikan lapangan pekerjaan yang layak bagi warga lokal," ucap Sandi Ramdhani selaku salah satu Pendiri Xi-Ujank Chocolate.

Xi U-Jank Chocolate mengusung produk cokelat yang dibuat dengan bahan baku berkualitas, tanpa pengawet dan aman dikonsumsi oleh segala usia. Xi U-Jank Chocolate juga memanfaatkan Tokopedia dan ShopTokopedia sehingga berhasil menyentuh pasar yang jauh lebih luas, seperti Papua. Sejak berjualan online di Tokopedia dan ShopTokopedia pada awal tahun 2023, produsen cokelat asal Jawa Barat ini berhasil mempekerjakan hingga 60 karyawan dan aktif dalam kegiatan sosial, seperti membagi sembako bagi masyarakat yang membutuhkan dan menyediakan beasiswa untuk pelatihan digital marketing bagi warga sekitar.

“Kami juga menggandeng petani cokelat dari Cibitung untuk pemenuhan bahan baku dasar. Berkat kedua platform Tokopedia dan ShopTokopedia, omzet kami bisa mencapai ratusan juta per bulan. Milk chocolate, dark chocolate, dan matcha chocolate menjadi produk yang laris di Tokopedia, sedangkan varian milk chocolate menjadi paling populer dibeli melalui ShopTokopedia,” ucap Sandi.

Tidak banyak masyarakat yang tahu bahwa beberapa merek fesyen yang namanya terdengar seperti buatan luar negeri, nyatanya buatan asli Indonesia. LOGO, brand lokal fesyen asal Bandung, adalah salah satunya. 

LOGO didirikan oleh Andrio Suhendro (67) pada 1980 dimulai dengan memproduksi t-shirt lalu lanjut mengembangkan varian produk lainnya seperti jeans, kemeja, blouse, jaket dan perlengkapan fesyen lainnya.

Di tengah perkembangan industri fesyen yang pesat, Andrio meluncurkan brand lainnya di bawah naungan LOGO untuk menjangkau target pasar yang beragam. Mulai dari Bombboogie untuk para pria dengan gaya casual, kemudian Ninety Degrees untuk para perempuan remaja, dan Body Talk yang menyasar ibu-ibu muda.

“Seluruh produk LOGO Grup diproduksi di Indonesia sehingga LOGO Group turut mendukung dan mengembangkan sumber daya manusia dalam negeri. Selain itu, seluruh produk kami mengusung ukuran yang sesuai dengan postur orang Indonesia. Kami memiliki visi menjadi brand lokal fesyen yang mampu bersaing dengan brand internasional,” ungkap Andrio Suhendro yang kini merupakan Komisaris LOGO Group.

Selain mengandalkan ritel offline, LOGO juga rutin memanfaatkan platform online Tokopedia dan ShopTokopedia agar bisa tetap relevan dengan perkembangan industri. 

“Logo Jeans rajin ikut deretan kampanye baik di Tokopedia maupun ShopTokopedia, salah satunya Beli Lokal. Berkat kedua platform ini, omzet kami bisa mencapai ratusan juta rupiah setiap bulannya,” tutup Andrio.


Editor : Doni Ramdhani