Inilah Lima Poin Penting dalam PPDB 2020
Kabid Pembinaan Sekolah Menengah Atas (PSMA) Disdik Provinsi Jawa Barat, Yesa Sarwedi mengungkapkan, ada lima poin penting dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2020.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Menengah Atas (PSMA) Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Yesa Sarwedi mengungkapkan, ada lima poin penting dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2020.
Pertama, kata Yesa, sosialisasi harus segera dimulai sejak Januari 2020 dan ini dilakukan kepada orang tua siswa sekolah menengah pertama (SMP). Kedua, pendaftaran PPDB berlangsung secara online, bahkan pendaftaran bisa dilakukan melalui SMP/MTs siswa bersangkutan.
“Kita berharap, siswa tidak lagi datang ke sekolah yang dituju. Mereka sudah terbantu dengan pendaftaran online yang dilakukan oleh SMP/MTs sebelumnya," ujar Yesa.
Ketiga, lanjutnya, sistem penerimaan siswa berlangsung dua tahap. Tahap kesatu berupa afirmasi dan zonasi, sedangkan tahap kedua berupa jalur prestasi.
Dua tahap tersebut, menurut Yesa, memberikan kesempatan bagi siswa yang tidak lulus di tahap kesatu untuk mencoba ke tahap dua. Ini memberikan peluang bagi siswa agar masuk ke sekolah yang dituju.
Poin keempat, tambahnya, simulasi pendaftaran yang akan dilakukan lebih cepat. “Rencananya, jika software sudah benar, pada Februari 2020 akan digelar simulasi pendaftaran. Kita berusaha simulasi ini berjalan lancar karena merupakan tiket masuk mendaftar PPDB,” tuturnya.
Kelima, pada PPDB 2020 akan melibatkan SMA swasta sebagai alternatif sekolah pilihan bagi yang tidak lulus di SMA negeri. Sehingga, siswa yang tidak lulus diarahkan masuk ke sekolah swasta terdekat sesuai dengan zonasi. (okky adiana)
Editor : suroprapanca

