Inilah Pencegahan Penyebaran Virus Corona

Wabah virus novel corono dari China atau dinamai 2019-nCov sedang mengkhawatirkan banyak pihak.

Inilah Pencegahan Penyebaran Virus Corona
Ilustrasi (Antara)

INILAH, Bandung - Wabah virus novel corono dari China atau dinamai 2019-nCov sedang mengkhawatirkan banyak pihak. Virus yang tercatat penyebaran pertama kalinya di Wuhan, China itu kini dilaporkan telah menyebar ke berbagai negara.

Sebagaimana diketahui, virus corona adalah virus baru penyebab penyakit saluran pernapasan. Virus ini merupakan satu keluarga dengan virus penyebab SARS dan MERS. Gejala klinis yang ditimbulkan dari infeksi virus corona, antara lain demam, batuk-pilek, gangguan pernapasan, sakit tenggorokan, letih, dan lesu.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Sekretaris Institut civitas akademika Institut Teknologi Bandung Prof. Dr. Ing. Ir. Widjaja Martokusumo menyampaikan, agar tetap tenang sambil mengikuti apa yang disarankan/dianjurkan oleh pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

"ITB mengimbau kepada masyarakat kampus untuk sementara waktu ini membatasi interaksi dengan segala sesuatu yang memungkinkan terjadinya kontak dengan orang yang dicurigai terinfeksi virus corona tersebut," ucap Prof. Widjaja.

Dia mengatakan, mengingat belum ditemukannya vaksin terhadap virus tersebut, maka sebagai pencegahan diharapkan seluruh masyarakat kampus untuk melakukan hal-hal berikut sebagaimana anjuran dari Kemenkes RI:

1. Sering mencuci tangan memakai sabun

2. Gunakan masker bila batuk atau pilek

3. Konsumsi gizi seimbang, perbanyak sayuran

4. Hati-hati kontak dengan hewan

5. Rajin olahraga dan istirahat cukup

6. Jangan mengonsumsi daging yang tidak dimasak

7. Menjaga kebersihan lingkungan kampus termasuk ruangan

8. Jika mengalami gangguan kesehatan seperti demam, batuk, pilek, dan sesak napas segera ke fasilitas kesehatan terdekat. (okky adiana)


Editor : suroprapanca