Intensitas Tinggi, Jenal Imbau Warga Kota Bogor Waspada saat Hujan Disertai Angin

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengimbau agar masyarakat Kota Bogor waspada karena intensitas hujan yang cukup tinggi akhir-akhir ini. Masyarakat bisa menghubungi segera call center Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor apabila ada bencana alam ataupun non alam. 

Intensitas Tinggi, Jenal Imbau Warga Kota Bogor Waspada saat Hujan Disertai Angin
"Ya, cuaca Kota Bogor bisa dikatakan intensitas hujan cukup tinggi. Sehingga bagi warga masyarakat, ada hal-hal yang memang harus diantisipasi ketika hujan dan apalagi disertai angin. Hindari dekat pohon besar, itu yang pertama," ungkap Jenal kepada INILAHKORAN.ID, Selasa 13 Januari 2026 (rizki mauludi)

INILAHKORAN.ID - Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin mengimbau agar masyarakat Kota Bogor waspada karena intensitas hujan yang cukup tinggi akhir-akhir ini. Masyarakat bisa menghubungi segera call center Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor apabila ada bencana alam ataupun non alam. 

"Ya, cuaca Kota Bogor bisa dikatakan intensitas hujan cukup tinggi. Sehingga bagi warga masyarakat, ada hal-hal yang memang harus diantisipasi ketika hujan dan apalagi disertai angin. Hindari dekat pohon besar, itu yang pertama," ungkap Jenal kepada INILAHKORAN.ID, Selasa 13 Januari 2026

Jenal melanjutkan, hal kedua, ketika memang masih bisa menahan diri untuk keluar rumah pada saat hujan dan tidak terlalu urgen dan prioritas, sebaiknya beraktivitas di dalam rumah. 

"Ketiga, ada call center BPBD Kota Bogor ketika ada bencana alam kami siap untuk segera melakukan tindakan untuk penanganan pascabencana. Sehingga memang dampak yang terjadi bisa kita minimalisir," terangnya.

Jenal menjelaskan, hal terakhir, mitigasi bencana terus dilakukan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bogor, termasuk oleh Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperunkim) Kota Bogor. Karena ada program KTP pohon. 

"Nah, cuma memang belum semua pohon ber-KTP. Usia-usia pohon di Kota Bogor belum semuanya terdeteksi sejauh mana kerawanan dan usia keamanan pohon itu sendiri. Maka ke depan, insyaallah akan kami maksimalkan KTP pohon yang dilakukan oleh dinas. Sehingga mitigasi terjadinya pohon tumbang bisa diminimalisir," jelasnya. 


Editor : Doni Ramdhani