IPRC: Jika Disandingkan dengan Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo Bakal Kalah di Jabar
Ganjar Pranowo dinilai tidak akan memenangkan suara di Provinsi Jabar, jika bersanding dengan Ridwan Kamil.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Ganjar Pranowo dinilai tidak akan memenangkan suara di Provinsi Jabar, jika bersanding dengan Ridwan Kamil.
Sebagaimana diketahui, belakangan ini Ridwan Kamil santer diisukan bakal menjadi calon wakil presiden (Cawapres) mendampingi Ganjar Pranowo.
Peneliti Indonesian Politic Research and Consulting (IPRC) Fahmi Iss Wahyudi memaparkan data, berdasarkan survey yang ia lakukan duet Ganjar Pranowo-Ridwan Kamil masih kalah jauh dibandingkan pasangan lainnya.
"Dari data simulasi, statistiknya tidak menunjukkan itu (kenaikan suara signifikan), tidak maksimal hanya di 27,2 persen. Probowo dengan Erick Thohir itu 39,2 persen, Anis-AHY 34,3 persen," kata Fahmi di Dialog Menakar Dukungan Warga Jabar Terhadap Ganjar Pranowo di Bandung, Senin 11 September 2023.
Menurut Fahmi, Ganjar Pranowo memiliki potensial suara di Jabar. Dari data IPRC, mayoritas suara Jokowi di Pilpres 2019 beralih ke Ganjar.
"Ada fakta yang menarik dimana pemilih Jokowi tetap memilih Ganjar, jadi tak ada migrasi besar-besaran, itu berdasarkan survei kami. Pemilih Jokowi memilih Ganjar yang tersebar di Pantura, Pangandaran, sebagian Bekasi, maupun Bandung," ungkapnya.
Sementara itu, Pengamat Universitas Nahdatul Ulama Cirebon Achyar Al Rasyid mengutarakan hal senada. Ganjar Pranowo diakuinya harus bisa mencari pendamping yang bisa mendongkrak elektabilitas secara nasional.
"Anggaplah memilih RK (Ridwan Kamil) itu upaya untuk memperkecil kekalahan di Jabar, kalau Jatim kalah gemana, artinya secara nasional akan berpotensi kalah," kata Achyar.
Achyar menilai, sosok Erick Thohir dan Mahfud MD bisa dipertanggungjawabkan untuk mendampingi Ganjar Pranowo. Kedua sosok itu dinilai memiliki pengaruh baik di Jabar maupun Jatim untuk meningkatkan elektabilitas Ganjar Pranowo.
Selain tidak memiliki jejak negatif khususnya di Jabar, kedua sosok itu dinilai memiliki pengaruh di Jawa Timur.
"Mahfud orang Madura Jatim, lalu kyai Said sudah mengeendors prof Mahfud pantas jadi Cawapres, lalu faktor Gusdurian juga. Erick di Jabar bisa menggantikan sosok modern RK sosok anak mudanya RK, beliau dekat dengan NU struktural dan Ansor Struktural, identik dengan RK nya dapat kemudian bisa menggerakkan NU struktural Jabar, begitu juga di Jatim," pungkasnya.*** (cesar yudistira)
Editor : Doni Ramdhani

