Islam Makhachev Bakal Mudah Pecundangi Jack Della Maddalena, Juara 3 Divisi: Berkat Peran Sakral Khabib Nurmagomedov
Islam Makhachev telah melepas sabuk juara kelas ringan UFC untuk kemudian menantang jawara kelas welter Jack Della Maddalena.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Islam Makhachev telah melepas sabuk juara kelas ringan UFC untuk kemudian menantang jawara kelas welter Jack Della Maddalena.
Pertarungan Islam Makhachev vs Jack Della Maddalena sendiri telah dikonfirmasi bos UFC, Dana White melalui pengumuman resmi, Rabu 14 Mei 2025 kemarin.
Kini, tinggal menunggu kepastian waktu serta tempat untuk duel akbar yang berpotensi mewujudkan mimpi Islam Makhachev untuk merajai dua kelas berbeda di UFC.
Prediksi awal pertarungan Islam Makhachev vs Jack Della Maddalena pun diungkan juara 3 divisi di One Championship, Anatoly Malykhin.
Menurutnya, dominasi Islam di kelas ringan akan kembali terulang di kelas welter.
Dikutip Bloody Elbow, Anatoly Malykhin tidak yakin ada orang yang bisa menghentikan Islam Makhachev untuk merajai kelas welter UFC sekalipun itu Jack Della Maddalena.
"Jika berbicara tentang Islam Makhachev, saya sangat menyukai gayanya. Ia memiliki gaya yang mengagumkan dan saya pikir dengan berat 84 kilogram (184 pon), ia dapat dengan mudah mengalahkan juara saat ini dan ia dapat menjadi juara tiga kelas berat seperti yang saya lakukan di masa lalu," ungkapnya.
Malykhin mengungkap banyak faktor yang membuat Makhachev akan sangat sulit dikalahkan.
Selain talenta bertarung, kecerdasan, Malkykhin juga menyebut faktor Khabib Nurmagomedov sebagai pelatih terbaik dunia yang bakal membuat Makhachev memenangi seluruh pertarungannya.
"Saya benar-benar berpikir ia bisa karena ia memiliki gaya yang unik, ia berlatih dengan tim terbaik di dunia dan ia dilatih oleh pelatih terbaik di dunia. Saya tidak punya saran apa pun untuknya. Orang-orang seperti Islam seharusnya memberi saya nasihat,” pungkas dia.
Khabib sendiri merupakan pendahulu Makhachev di kelas ringan dan telah menorehkan prestasi sempurna yakni 29-0 sebelum pensiun dengan mengalahkan Justin Gaethje di laga terakhirnya.***
Editor : Bsafaat


