Ivan Pramudia Harap Desa di Wilayahnya Pasok Daging dan Telur Ayam ke SPPG

Camat Tajurhalang Ivan Pramudia berharap tujuh pemerintahan desa di wilayahnya yaitu Desa Tonjong, Kalisuren, Nanggerang, Sasak Panjang, Tajurhalang, Sukmajaya, dan Citayam memanfaatkan dana desa untuk usaha peternakan ayam.

Ivan Pramudia Harap Desa di Wilayahnya Pasok Daging dan Telur Ayam ke SPPG
Ivan Pramudia menilai sebagai sebuah 'kerugian' jika warganya tidak mendapatkan manfaat ekonomi dari program pemerintah pusat MBG. (reza zurifwan)

INILAHKORAN.ID - Camat Tajurhalang Ivan Pramudia berharap tujuh pemerintahan desa di wilayahnya yaitu Desa Tonjong, Kalisuren, Nanggerang, Sasak Panjang, Tajurhalang, Sukmajaya, dan Citayam memanfaatkan dana desa untuk usaha peternakan ayam.

Seperti diketahui, ada kewajiban 20 persen dari total anggaran dana desa untuk menjalankan program ketahanan pangan. Sementara, dari 11 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di Kecamatan Tajurhalang, sangat membutuhkan daging ayam dan telur ayam.

Akibatnya, 11 SPPG tersebut mencari kebutuhan pasokan daging dan telur ayam dari kecamatan atau daerah lainnya.

Hal itu, dianggap Ivan Pramudia sebagai sebuah 'kerugian' karena warganya tidak mendapatkan manfaat ekonomi dari program pemerintah pusat yaitu makanan bergizi gratis (MBG).

"Pasokan produksi telur ayam dan daging ayam dari peternak ayam di Kecamatan Tajurhalang baru memenuhi kebutuhan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan menjaga inflasi daerah, oleh karena itu demi memenuhi SPPG atau program MBG maka kepada 7 pemdes, kami minta agar program ketahanan pangannya untuk usaha peternakan ayam," kata Ivan Pramudia kepada wartawan, Kamis 4 Desember 2025.

Selain itu, produksi pertanian lainnya seperti program ketahanan pangan yang dilakukan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Tajurhalang, produk pertaniannya juga bisa memasok ke SPPG.

"Sayuran, jagung, maupun hasil pertanian lainnya di Kecamatan Tajurhalang saya bisa diserap SPPG, mereka juga mengaku kesulitan mencari penyuplai atau kekurangan pasokan bahan baku MBG," tutur Ivan Pramudia.

Terkait keterbatasan lahan pertanian, mantan Camat Dramaga itu menjelaskan bahwa para kelompok petani bisa memanfaatkan lahan tidur.

"Kelompok petani, seperti PMI Tajurhalang sudah mencontohkan mereka menjadi petani penggarap di lahan milik perusahaan swasta atau developer. Sepanjang tanahnya belum dibangun, kan lahannya bisa untuk bertani maupun beternak," jelasnya. 


Editor : Doni Ramdhani