Jelang Lebaran 2026, Harga Daging Ayam hingga Cabai Tanjung di Bandung Masih Tinggi

jelang lebaran harga daging ayam dan cabai tanjung di Kota Bandung masih tinggi

Jelang Lebaran 2026, Harga Daging Ayam hingga Cabai Tanjung di Bandung Masih Tinggi
Seorang pedagang ayam di salah satu pasar tradisional tengah menjajakan dagangannya, Selasa (10/3). Jelang Lebaran 2026 harga daging ayam dan cabai tanjung di Kota Bandung masih tinggi.

INILAHKORAN.ID - Sejumlah harga bahan pokok di pasar tradisional Kota Bandung masih terpantau tinggi menjelang Lebaran 2026. Kenaikan harga terjadi pada sejumlah komoditas seperti daging ayam, daging sapi, hingga cabai.

Seorang pedagang daging ayam di Pasar Kosambi, Erwin (48), mengatakan harga daging ayam potong saat ini berada di kisaran Rp 42 ribu per kilogram. Ia memperkirakan harga masih berpotensi naik menjelang Hari Raya Idul Fitri.

"Sekarang harga Rp 42 ribu per kilogram. H-3 sampai H-1 Lebaran biasanya bisa naik sampai Rp 45 ribu per kilogram," kata Erwin saat ditemui di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Selasa (10/3/2026).

Ia menyebut sebelum bulan Ramadan, harga daging ayam masih berada di angka Rp 38 ribu per kilogram. Meski mengalami kenaikan harga, menurutnya permintaan masyarakat justru cenderung menurun.

"Ada penurunan penjualan karena daya beli masyarakat. Biasanya rata-rata jual 100 ekor per hari, sekarang turun sekitar 20 persen," ujarnya.

Erwin menambahkan harga daging ayam potong pernah menembus Rp 48 ribu per kilogram beberapa tahun lalu. Kondisi tersebut terjadi akibat terbatasnya pasokan ayam di pasaran.

Sementara itu, pedagang daging sapi di pasar yang sama, Rohman, mengatakan harga daging sapi saat ini berada di kisaran Rp 150 ribu hingga Rp 160 ribu per kilogram untuk daging yang sudah dibersihkan. Sedangkan untuk daging yang belum dibersihkan dijual sekitar Rp 140 ribu per kilogram.

"Sekarang Rp 150 ribu sampai Rp 160 ribu per kilogram kalau sudah dibersihkan. Kalau yang belum dibersihkan sekitar Rp 140 ribu," kata Rohman.

Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas cabai. Pedagang sayuran, Eli, mengatakan harga cabai tanjung terus merangkak naik dalam beberapa waktu terakhir.

"Dulu Rp 40 ribu per kilogram, naik jadi Rp 60 ribu, sekarang sudah Rp 80 ribu per kilogram," kata Eli.

Meski demikian, ia menyebut harga cabai rawit justru mengalami penurunan dari sebelumnya Rp 120 ribu per kilogram menjadi sekitar Rp 100 ribu per kilogram.

"Cabai rawit sekarang Rp 100 ribu, sebelumnya sempat Rp 120 ribu. Tapi tetap saja masih pada mahal," ujarnya.

Ia menambahkan sebelum bulan Ramadan harga cabai rawit masih berada di kisaran Rp 60 ribu per kilogram. Menurutnya, harga sejumlah komoditas kemungkinan masih akan bergerak menjelang Lebaran.


Editor : Ahmad Sayuti