Ridwan Kamil Tinjau Protokol Kesehatan di Gasibu Pascauji Coba Pembukaan Sarana Umum

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menunjau protokol kesehatan di sarana olahraga gasibu pascauji coba pembukaan untuk umum

Ridwan Kamil Tinjau Protokol Kesehatan di Gasibu Pascauji Coba Pembukaan Sarana Umum
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau penerapan protokol kesehatan di Sarana Olahraga Gasibu

INILAHKORAN, Bandung-Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau penerapan protokol kesehatan di Sarana Olahraga Gasibu pascauji coba pembukaan untuk umum, Kamis (2/9/2021).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah mengeluarkan Instruksi yang didukung dengan Perwal Kota Bandung Nomor 83 Tahun 2021 terkait pembukaan kembali sarana olahraga di Gasibu dan Saparua dengan sejumlah pembatasan mulai 1 September 2021.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memeriksa alur masuk pengunjung yang kini sudah satu pintu yaitu di Sebelah Barat. Sebelum memasuki area, pengunjung diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas. Kemudian mereka wajib melakukan skrining menggunakan aplikasi Peduli Lindungi yang ada di pintu masuk. Kapasitas maksimal pengunjung Gasibu saat ini yaitu 150 orang.

Baca Juga: Ridwan Kamil: Korpri Harus Dinamis Inovatif Kolaboratif

Informasi yang didapatkan dari petugas Gasibu pagi tadi pengunjung berjumlah 100 orang. Sehari sebelumnya, tepatnya sore hari, pengunjung Gasibu yang rata-rata melakukan aktivitas olahraga sempat mencapai 150 orang.

Adapun sejumlah aturan yang harus ditaati pengunjung yang akan masuk Gasibu antara lain, individu/ kelompok kecil maksimal empat orang, tidak diperbolehkan interaksi jarak dekat, wajib menggunakan masker dan kapasitas maksimal 50 persen.

Kang Emil meminta agar pembukaan sarana olahraga maupun fasilitas umun lainnya dilakukan secara bertahap. Bila ditemukan kasus konfirmasi COVID-19 maupun terlihat ada kerumunan, maka fasilitas bisa kembali ditutup.

Baca Juga: Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Atalia Ridwan Kamil Tinjau Vaksinasi Pelajar di Indramayu

"Tolong diatur agar semua aktivitas ini secara bertahap supaya kita tetap bisa berjalan, COVID-19 menurun dan ekonomi juga jalan, masyarakat agar tidak euforia," ucapnya. (***)


Editor : inilahkoran