Bangun Supply Chain Centre Jabar, Lembaga Keuangan dan Perbankan Siap Berkolaborasi
Pembenahan rantai pasok pelaku usaha di hulu ke hilir serta kerja sama inklusif antara Supply Chain Centre dan perbankan mengemuka di FGD
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN,Bandung,- Sejumlah tantangan hadir dalam pembangunan Supply Chain Centre di Jabar.
Selain belum terintegrasinya pelaku usaha di hulu dan hilir, ekosistem Supply Chain Centre belum bersinergi dengan perbankan dan lembaga keuangan terkait skema pembiayaan.
Untuk mengatasi dua tantangan Supply Chain Centre tersebut, pembenahan rantai pasok antara pelaku usaha di hulu dan hilir perlu dilakukan dengan penentuan lokasi, nilai tambah, distribusi logistik dan transportasi.
Baca Juga: BI Jabar Agresif Terapkan Protokol Kesehatan Pandemi Covid-19
Kemudian, kerja sama inklusif antara Supply Chain Centre dan perbankan serta lembaga keuangan harus diterapkan.
Demikian kesimpulan dalam Forum Group Discussion (FGD) Pembiayaan Supply Chain Centre Jabar di Kantor Bappeda Jabar, Kota Bandung, Selasa, 23 November 2021
Hadir dalam FGD tersebut Ketua Harian KPED Jabar Ipong Witono, Perwakilan perbankan, LAPI ITB, SBM ITB, Amartha, dan Divisi PTT KPED Jabar.
Baca Juga: Wagub Jabar Terima Bantuan 10.000 Masker Medis
Perwakilan Divisi UMKM Rochadi Tawaf menuturkan, komunikasi perbankan dan peternak selama ini belum berjalan mulus. Padahal, perbankan merupakan salah satu mitra pelaku industri.
"Sehingga Supply Chain Centre ini dapat menjadi solusi untuk memperbaiki kemitraan lembaga keuangan maupun perbankan," kata Rochadi mengutip release yang dikirimkan KPED Jabar kepada Inilah Koran
Menurut Rochadi, sistem kebijakan Supply Chain Centre dapat terintegrasi dalam kemitraan bisni yang berlaku.
Nantinya, Satgas Kemitraan berperan sebagai pengawan program pemerintah untuk melakukan monitoring melalui sistem Supply Chain Centre.
"Tindak lanjut Supply Chain Centre dengan implementasi pilot project, sistem pembiayaan, dan monitoring dana bantuan, kemitraan dari dinas, maupun SKPD terkait," ucapnya.
Perwakilan BRI yang hadir dalam FGD tersebut menuturkan, sangat memungkinkan BRI berkolaborasi pada program Supply Chain Centre karena program yang ada saat ini untuk seluruh kelompok bisnis.
Baca Juga: Apindo Jabar Dukung UMP 2022 yang Ditetapkan Gubernur Jabar Ridwan Kamil
Walaupun dari sisi analisa risiko, perusahaan/principal lebih mudah dibandingkan koperasi. Jika koperasi memiliki track record yang baik, maka pendanaan bisa dilakukan.
Hal senada dikatakan Perwakilan Amartha Microfinance, Karina. "(Amartha) Terbuka untuk kolaborasi program Supply Chain Centre, Amartha dengan pola bisnis yang dijalankan saat ini," ucap Karina.
Sementara itu, perwakilan Telkom mengatakan bahwa platform yang menghubungkan antara industri hulu dan hilir milik Telkom sejalan dengan skema Supply Chain Centre.
Baca Juga: Wartawan Saat Bertugas Dikriminalisasi, Kajati Jabar Siap Dampingi Sesuai Tupoksi
Aset dan platform yang dimiliki oleh Telkom bisa pula menjadi bagian dari implementasi Supply Chain Centre.
Sedangkan perwakilan SBM ITB menjelaskan, skema kerja sama yang dirancang akan bersifat netral dan memperkuat koperasi serta peternak rakyat.
Mengingat, setiap lembanga keuangan dan perbankan memiliki skema bisnis dan cara tersendiri untuk masuk ke dalam pelaku industri.
Baca Juga: Soal PPKM Level 3 Nataru, Jabar Minta Pemerintah Pusat Tak Bikin Kewalahan Soal Ini
KPED Jabar sendiri menggagas Supply Chain Centre untuk mentransformasi perekonomian Jabar yang terintegrasi dan berdaya saing tinggi pada masa depan.
Supply Chain Centre menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya saing berbagai sektor perekonomian. Mulai dari UMKM, tekstil, industri manufaktur, sampai e-commerce.
Supply Chain Centre pun berperan menghubungkan IKM dan UKM sebagai suplier dengan IKM/UKM maupun IMB/UMB yang merupakan produsen.
Baca Juga: Selangkah Lagi Cetak Sejarah! Maung Ngora Tantang Bali United di Final Elite Pro Academy
Selain itu, Supply Chain Centre dapat menghubungkan produsen dengan konsumen.***
Editor : inilahkoran


