Tahun Ini, DKP Jabar Upayakan Pengerukan dan Pelebaran Dermaga Pamayangsari Kabupaten Tasikmalaya

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jabar Hermansyah memastikan pengerukan Dermaga Pamayangsari bisa dikerjakan mulai tahun ini

Tahun Ini, DKP Jabar Upayakan Pengerukan dan Pelebaran Dermaga Pamayangsari Kabupaten Tasikmalaya
Pada 2022 ini, DKP Jabar mengupayakan pengerukan dan pelebaran Dermaga Pamayangsari di Kabupaten Tasikmalaya.

INILAHKORAN, Bandung - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jabar Hermansyah memastikan pengerukan dan pelebaran Dermaga Pamayangsari Kabupaten Tasikmalaya bisa dikerjakan mulai tahun ini.

Upaya pengerukan dan pelebaran Dermaga Pamayangsari yang berada di Kabupaten Tasikmalaya tersebut akan memaksimalkan APBD Perubahan 2022.

"Kita coba di APBD perubahan, saya lihat di sebelah situ beberapa meter bisa dikerjakan tahun ini," ujar Hermansyah, Kamis 19 Mei 2022.

Baca Juga: Catat! Ini 4 Jalur Seleksi PPDB Tahun 2022 untuk SD, SMP, SMA, dan SMK

Untuk tahun selanjutnya, pada 2023 nanti DKP Jabar juga akan mengusulkan dana alokasi khusus (DAK). Dia berharap revitalisasi Dermaga Pamayangsari dapat berjalan dengan lancar.

Sehingga nantinya, bukan hanya area dermaga yang terendam air saja yang akan direvitalisasi, namun kawasan daratnya juga akan diperbaiki.

"Mudah-mudahan ini bisa menuntaskan semua di Dermaga Pamayangsari," harap Herman.

Baca Juga: Masih Ada Belasan Ribu Rutilahu, Komunikasi Pemkab Cirebon dan Pemrov Harus diperkuat

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tasikmalaya Dedi Mulyadi menyatakan idealnya Dermaga Pamayangsari dilabuhi sekitar 200-an perahu saja. Namun sampai saat ini jumlah perahu nelayan sudah lebih dari 300 unit.

Maka Dermaga Pamayangsari sudah tidak memadai untuk digunakan sebagai tempat bersandarnya semua perahu nelayan.

Baca Juga: Klasifisikasi Pelayanan Publik Menurun, Garut Darurat Layanan Publik

"Jabar Juara, pelabuhan Juara, mudah-mudahan ada kunjungan Pak Wagub, sudah 'reugreug' (tenang) dengan Pak Wagub datang kesini," katanya.

Dengan kondisi over kapasitas tersebut, ketika ada gelombang besar maka terjadi saling adu antarperahu yang menyebabkan kerusakan badan perahu, bahkan banyak yang bocor. (Rianto Nurdiansyah)

 


Editor : inilahkoran