Jadi Ajang Wisata Edukasi, BBW Bandung 2023 Diserbu Para Pecinta Buku
Seperti diketahui, Big Bad Wolf Books (BBW) kembali digelar di Parahyangan Convention, Mason Pine Hotel, Kota Baru Parahyangan Padalarang, dari 29 Juni-9 Juli 2023.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Ribuan judul buku dari luar negeri yang dihadirkan dalam pameran buku internasional Big Bad Wolf Books (BBW) sukses menjadi magnet bagi para penggemar buku dari berbagai daerah di Bandung Raya.
Seperti diketahui, Big Bad Wolf Books (BBW) kembali digelar di Parahyangan Convention, Mason Pine Hotel, Kota Baru Parahyangan Padalarang, dari 29 Juni-9 Juli 2023.
Tak hanya menghadirkan buku-buku lokal, ribuan judul buku luar negeri juga ikut dihadirkan, seperti beberapa buku best seller seperti fiksi, non fiksi, novel dan lain-lain hadir dalam event Big Bad Wolf Books (BBW).
"Tahun ini kami hadirkan buku-buku internasional, semuanya baru dan dengan harga terjangkau," ujar Presiden Direktur (Presdir) BBW, Uli Silalahi saat ditemui.
"Total ada lima penerbit internasional yang juga terlibat, salah satunya Disney," sambungnya.
Uli mengungkapkan, pameran buku BBW yang telah digelar beberapa tahun ini selalu menarik minat pengunjung.
"Bahkan pada gelaran sebelum pandemi COVID-19 atau di tahun 2019, sejumlah penerbit buku terkenal dari luar negeri juga ada yang berkesempatan datang melihat langsung," ungkapnya.
Sejak dibuka beberapa hari lalu, Uli melihat animo warga yang datang sangat tinggi. Pasalnya, ada yang datang satu keluarga sengaja untuk wisata edukasi mengajarkan anak membaca sejak dini dan mengenalkan tulisan melalui gambar-gambar sehingga ada ketertarikan melalui visualnya.
"Ini juga jadi ajang wisata edukasi bagi masyarakat, apalagi sekarang sedang libur sekolah," imbuhnya.
"Kemarin saya melihat ada pengunjung dari mulai kakek, nenek, orang tua, hingga cucunya yang sangat antusias," sebutnya.
Di tempat yang sama BBW Books International Representatif, Alex Ritchie mengaku, dari sejumlah negara yang telah didatanginya sejak pameran digelar dari tahun 2016, Indonesia adalah yang terbaik.
Menurutnya, salah satu indikatornya dilihat dari antusias pengunjung dan juga market pasar pembeliannya.
"Di Indonesia ini marketnya besar dan pengunjungnya juga sangat antusias. Yang menarik, pengunjung di Indonesia kebanyakan anak-anak dibawa oleh orang tuanya, di negara lain jarang terlihat seperti itu," tuturnya.
Terpisah, salah seorang pengunjung Amelia Qadaryanti (30) mengaku, sengaja datang ke ajang Big Bad Wolf Books (BBW) yang digelar di Kota Baru Parahyangan Padalarang, untuk membeli buku-buku yang diincarnya.
Selain itu, sambung dia, ada beberapa temannya yang berada di luar daerah ingin dibelikan buku lalu dikirimkan karena tidak bisa datang langsung ke lokasi pameran.
"Saya nyari buku anak dan novel karena kebetulan temen di luar kota ada yang nitip dibelikan buku," ucapnya.
"Ini pertama saya datang ke sini dan harganya lumayan terjangkau," tambahnya.***(agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti

