Jadi Kota dengan Angka Pengangguran Tertinggi, Disnaker Kota Cimahi Bakal Lakukan Upaya Ini

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cimahi menyebut angka penggangguran di Kota Cimahi masih menjadi yang tertinggi di Jawa Barat.

Jadi Kota dengan Angka Pengangguran Tertinggi, Disnaker Kota Cimahi Bakal Lakukan Upaya Ini
Ribuan Pencari Kerja memadati Job Fair Akur 2019. (Agus SN)



INILAHKORAN, Cimahi - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cimahi menyebut angka penggangguran di Kota Cimahi masih menjadi yang tertinggi di Jawa Barat.

Pasalnya, berdasarkan data yang dirilis pada tahun 2021 tercatat angaka pengangguran di Kota Cimahi mencapai  38.193 orang atau 13,07 persen dari total angkatan kerja yang mencapai 292.252 orang.

Kepala Disnaker Kota Cimahi, Yanuar Taufik mengatakan, pihaknya bakal terus berupaya untuk mengentaskan masalah pengangguran di Kota Cimahi.

Baca Juga: Arsenal vs Liverpool: Rekor Pertemuan, Prakiraan Pemain dan Link Live Streaming

Salah satunya, jelas dia, pihaknya bakal berfokus terhadap peningkatan kapasitas dan kompetensi pekerja lokal Kota Cimahi dengan bekerja sama dengan industri dan Balai Latihan Kerja (BLK).

"Jadi kita siapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri," katanya.

Kendati jumlah angka pengangguran relatif turun sedikit dari tahun 2020 yakni mencapai 39.436 orang atau 13,30 persen. Namun, ada alasan yang membuat masih tingginya angka pengangguran meskipun ada sedikit penurunan di Kota Cimahi dikarenakan belum tingginya angka serapan kerja. Meski serapan kerja dari sektor UMKM cukup lumayan banyak.

Baca Juga: Soal Unjuk Rasa, Direksi Tirta Pakuan Angkat Bicara Soal Ijazah Palsu

"Memang ada pengurangan dibandingkankan tahun 2020 berdasarkan data BPS. Kita memang tertinggi. Meski ada UMKM baru yang kita tahu dari OPD lain. Tapi kalau penyerapan kerja dari industri memang belum tinggi," terangnya.

Ia menilai, peningkatan jumlah warga Kota Cimahi yang menganggur dimulai tahun 2020 ketika pandemi COVID-19 di Indonesia.

Menurutnya, perusahaan pun sangat terdampak sehingga tak sedikit yang merumahkan hingga melakukan Pemecatan Hubungan Kerja (PHK) massal.

Baca Juga: Begini Tanggapan Mertua Vanessa Angel Soal Doddy Sudrajat yang Digugat Cerai Sang Istri

"Kita tidak menyalahkan COVID-19 tapi memang terdampak. Apalagi sebagian besar industri di Kota Cimahi garmen dan tekstil," pungkasnya. *** (agus satia negara).

 


Editor : inilahkoran