Jadi Pilot Project Mobil Vaksin, Pemprov Jabar Bakal Sasar Kampung Adat
Kepala Diparbud Jabar Dedi Taufik memastikan pihaknya siap mendukung Program Mobil Vaksin yang digagas Kemenparekraf.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar Dedi Taufik memastikan pihaknya siap mendukung program mobil vaksin yang digagas Kemenparekraf. Hal ini ditujukan untuk mempercepat herd imunity serta mendorong pemulihan ekonomi yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19.
Diketahui, Pemprov Jabar akan menjadi pilot project dari program tersebut di mana mobil vaksin dari Kemenparekraf telah dilepas secara simbolis di Gedung Sate, Sabtu 13 November 2021.
Ada dua rute yang akan ditempuh selama beberapa hari ke depan. Rute pertama melintasi Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, dan Kabupaten Majalengka. Kemudian rute kedua melintasi Kabupaten Bandung, Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, dan akan berakhir di Kabupaten Kuningan.
Baca Juga: Di Jabar, RedDoorz Gelar Program Mobil Vaksin Keliling di Empat Daerah Wisata
"Kita bersyukur bahwa Kemenparekraf memberikan perjalanan untuk digunakannya mobil vaksin ini. Jadi memang, dari Kemenparekraf ini yang dijadikan percontohan adalah Jawa Barat. Menurut saya ini gerakan yang bagus yang harus kita tangkap. Sekali lagi terima kasih kepada Kemenparekraf," ujar Dedi Taufik, Minggu 14 November 2021.
Dia memastikan, dengan upaya yang tengah dilakukan tersebut akan memberikan layanan ke daerah-daerah yang herd immunitynya masih rendah.
"Tidak menutup kemungkinan mobil vaksin ini juga akan masuk ke kampung-kampung adat di Jawa Barat," lanjutnya.
Baca Juga: Selama Januari-September 2021, Realisasi investasi ke Jabar Berikan Kontribusi 16,3 Persen
Sasaran mobil vaksin adalah masyarakat yang berkecimpung di sektor industri pariwisata dan ekonomi kreatif. Untuk mendukung kelancaran program ini, Kemenparekraf berkolaborasi dengan banyak pihak seperti Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Jawa Barat, serta perangkat daerah di kabupaten/kota.
Selain mobil vaksin, dalam perjalanan nanti akan ada dua kendaraan yang dipersiapkan untuk memberi hiburan. Hal demikian ditujukan agar menarik animo masyarakat untuk datang ke lokasi vaksinasi.
"Kami harapkan program ini akan menjadi inisiator bagi seluruh SKPD di daerah. Jika ada kami bantu terus, kami tidak akan meninggalkan kalian sendiri karena kami yakin kita bisa. Bersama kita wujudkan Jabar juara," kata Henky Manurung selaku Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf.
Baca Juga: Sentuh 64 Persen, Vaksinasi Jabar Masih Tertinggi di Indonesia
Menurut jadwal, rute pertama akan dilalui dari 13 hingga 23 November 2021. Selanjutnya Mobil Vaksin ini akan melanjutkan perjalanan ke Provinsi Jawa Tengah, dan baru memasuki rute kedua Jawa Barat pada awal Desember 2021.***(rianto nurdiansyah)
Editor : inilahkoran


