Jalan-jalan di Malang Saat Positif Covid-19, Sandiaga Uno Bakal Tindak Wisatawan Ini
Kabar soal wisatawan yang jalan-jalan saat positif Covid-19 ini pun sampai ke Menparekraf Sandiaga Uno.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Baru-baru ini unggahan dari seorang netizen menuai kecaman publik. Pasalnya, netizen tersebut mengunggah foto dengan keterangan yang menyebut dirinya positif Covid-19 tapi nekat jalan-jalan di Malang.
Dalam keterangan unggahannya, dia mengatakan kala itu dirinya akan pergi berlibur ke Bali. Namun, saat akan menyeberang menggunakan kapal Feri, dirinya dinyatakan positif Covid-19.
Bukan menjalani karantina, wisatawan tersebut malah jalan-jalan mengelilingi tempat wisata di Batu, Malang.
Baca Juga: Akankah Lee Cheong San Bangkin Kembali di 'All Of Use Are Dead' Seson 2? Berikut Penjelasan Sutradara
Wisatawan itu juga mengatakan bahwa dirinya mengalami gejala ringan yang hampir tak terasa.
"Gejalanya tenggorokan guatel agak sedikit sakit seperti radang, badan sumer dan bersin-bersin suedikit, yah seperti divaksin moderna lah. Tapi jalan-jalan teros," tulis wisatawan tersebut.
Kabar soal wisatawan yang jalan-jalan saat positif Covid-19 ini pun sampai ke Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.
Baca Juga: Sinopsis Ghost Doctor Episode 12 Selasa 8 Februari 2022, Han Seung Won Rencanakan Sesuatu dengan Dokter An?
Melalui Instagramnya, Sandiaga Uno tindakan yang dilakukan oleh wisatawan tersebut merupakan contoh yang tidak baik.
"Sudah tahu positif seharusya melakukan isolasi mandiri (jika tanpa gejala berat). Bukan malah bepergian ke tempat-tempat wisata," ujar Sandiaga Uno, Selasa 8 Februari 2022.
Menurut Sandiaga Uno, tindakan tersebut yang membuat sektor pariwisata menjadi buruk.
"Tindakan seperti ini yang justru akan mencoreng sektor pariwisata kita dan memperlambat penanganan pandemi," imbuhnya.
Baca Juga: Blak-blakan, Begini Pelajar Bogor Ungkap Aksi Dugaan Pornografi Pelatih Futsal
Lebih lanjut, Sandiaga Uno menyebut pihaknya tak akan segan menindak dan memproses tindakan yang dilakukan oleh wisatawan tersebut.
"Eknonomi dan lapangan kerja bisa segera bangkit jika ada kesadaran dari masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan dengan ketat dan disiplin," tutupnya.***
Editor : inilahkoran


