Jangkauan Meluas, Monyet Liar 'Teror' Empat Wilayah di Kota Bogor

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bogor menerima empat wilayah diganggu monyet liar. 'Teror' diduga dari kawanan yang berpindah-pindah.

Jangkauan Meluas, Monyet Liar 'Teror' Empat Wilayah di Kota Bogor
Terbaru dari informasi yang didapat, monyet liar terlihat di Perumnas Bantar Kemang, Jalan Sawo nomor 13, RT 07/05, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur. Pertama kali monyet dilaporkan ke pemukiman warga di Bantarjati beberapa hari lalu. (dok)

INILAHKORAN.ID - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bogor menerima empat wilayah yang diganggu monyet liar. 'Teror' diduga dari kawanan monyet liar yang berpindah-pindah. 

Terbaru dari informasi yang didapat, monyet liar terlihat di Perumnas Bantar Kemang, Jalan Sawo nomor 13, RT 07/05, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur. Pertama kali monyet dilaporkan ke pemukiman warga di Bantarjati beberapa hari lalu. 

Salah satu warga Bantar Kemang, Kiwel memaparkan warga sudah melaporkan ke damkar Kota Bogor perihal adanya monyet liar yang hendak menyerang salah seorang warga. 

"Kami lapor ke teman-teman damkar. Ada monyet liar nyerang ke warga pada Sabtu (18/4/2026) siang. Tentunya hal ini meresahkan kami, sementara belum terpantau lagi keberadaan monyet tersebut," ungkapnya pada Minggu (19/4/2026). 

Kiwel memaparkan, tim damkar sudah mendatangi lokasi dan memasang jebakan untuk monyet liar. 

"Mudah-mudahan bisa tertangkap monyet liar itu, karena galak mau menyerang warga," paparnya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan pada DPKP Kota Botor M Ade Nugraha memaparkan, pihaknya menerima beberapa laporan perihal monyet liar yang meresahkan. 

"Ada beberapa laporan yang masuk perihal monyet. Untuk wilayah yang melaporkan adanya monyet liar yaitu Jalan Azimar, terbaru Batar Kemang, sebelumnya Tegal Gundul dan pertama kali ada seekor monyet liar di Bantarjati," ungkap Ade.

Ade menduga, hal yang dilaporkan merupakan kawanan monyet liar dan mereka berpindah tempat. Karena dari awal di Bantarjati berpindah ke Azimar, kemudian ke Tegal Gundil dan terakhir ke Bantar Kemang yang jaraknya cukup berdekatan juga satu lajur. 

"Bisa jadi kelompok yang sama ini, karena perpindahannya cepat. Kami sudah pasang jebakan dan apabila melihat monyet liar warga segera melaporkan ke kami," jelasnya. 


Editor : Doni Ramdhani