Jaro Ade Jelaskan Pembebasan Lahan Rancabungur-Leuwiiang Masuki Tahap Akhir
Wabup Bogor Jaro Ade menuturkan rencana pengadaan lahan untuk pembangunan Jalan Rancabungur–Leuwiliang tinggal menunggu pendelegasian kewenangan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Wabup Bogor Jaro Ade menuturkan rencana pengadaan lahan untuk pembangunan Jalan Rancabungur–Leuwiliang tinggal menunggu pendelegasian kewenangan.
Pendelegasian itu dari Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Jawa Barat ke Kantor BPN Kabupaten Bogor. Jaro Ade menyebut hampir seluruh tahapan telah diselesaikan dan saat ini memasuki proses akhir administrasi.
"Tim pengadaan lahan yang dibentuk pemerintah daerah selama ini bertugas mengawal seluruh proses administrasi agar berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Dan dari total 13 tahapan pengadaan lahan, sebanyak 12 tahapan telah berhasil dilalui," sebut Jaro Ade, Senin (1/6/2026).
Dia menerangkan, sebanyak 12 tahapan sudah selesai mulai dari penetapan lokasi (penlok), PKKPR, appraisal, dan tahapan lainnya.
"Saat ini kami tinggal menunggu Kanwil BPN Jawa Barat mendelegasikan kepada BPN Kabupaten Bogor untuk berkomunikasi dengan pemerintah daerah terkait anggaran," jelasnya.
Dia menambahkan, setelah proses pendelegasian selesai, BPN Kabupaten Bogor akan menerbitkan Surat Keputusan Panitia Pelaksana Pengadaan Tanah (P2T) yang akan menjalankan tahapan pembebasan lahan di lapangan.
Tim Pengadaan Lahan pun akan fokus mengawal administrasi dan mediasi, antara Pemkab Bogor dengan masyarakat.
"Tim pengadaan lahan tidak terlibat langsung dalam proses teknis pembebasan tanah. Peran utama mereka adalah memastikan seluruh aspek administrasi berjalan sesuai aturan, sekaligus membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial yang muncul selama proses berlangsung," tambahnya.
Jaro Ade menjelaskan. keberhasilan penerbitan penetapan lokasi (penlok) menjadi indikator kuat bahwa masyarakat yang lahannya terdampak mendukung pembangunan infrastruktur tersebut.
"Pemkab Bogor pun otimistis pembebasan lahan Jalan Rancabungur-Leuwiliang dengan besar anggaran sekitar Rp50 miliar lancar, karena langkah ini didukung oleh masyarakat luas dan mudah-mudahan bisa dilaksanakan pembangunannya di tahun 2027 mendatang," jelasnya.
Editor : Doni Ramdhani

