Jelang HUT ke-81 RI, PPI Kota Tasikmalaya Gembleng 35 Capaska

Sebanyak 35 Capaska Kota Tasikmalaya mulai menjalani latihan sebagai persiapan pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026. 

Jelang HUT ke-81 RI, PPI Kota Tasikmalaya Gembleng 35 Capaska
Sebanyak 35 Capaska Kota Tasikmalaya saat menjalani latihan di Lapang Alun-alun Dadaha, Kota Tasikmalaya, Selasa (28/7/2026). (n nurohman)

INILAHKORAN.ID - Sebanyak 35 Capaska Kota Tasikmalaya mulai menjalani latihan sebagai persiapan pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026. 

Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Tasikmalaya Subhan mengatakan, proses persiapan diawali setelah seleksi yang diikuti lebih dari 400 pelajar SMA, SMK, dan MA se-Kota Tasikmalaya

Dari hasil seleksi tersebut terpilih 35 calon pasukan pengibar bendera pusaka (Capaska) yang terdiri dari 19 putra dan 16 putri untuk bertugas di tingkat kota, serta satu pasang mewakili Kota Tasikmalaya ke tingkat Provinsi Jawa Barat sehingga total menjadi 37 orang.

"Persiapannya memang kita kemarin sudah melaksanakan seleksi, sudah ada hasil, yang bertugas di Kota Tasikmalaya ada 35 orang, 16 putri, 19 putra, satu pasang ke Provinsi Jawa Barat, total 37 orang," ujar Subhan di sela latihan yang digelar di Lapang Alun-alun Dadaha, Kota Tasikmalaya, Selasa (28/7/2026).

Dia menjelaskan, rangkaian latihan berlangsung sejak 18 Juli hingga kegiatan selesai 18 Agustus 2026. Saat ini, peserta masih berada pada tahap pendahuluan dengan pengenalan formasi, gerakan, serta penguatan kemampuan dasar. Memasuki Agustus, latihan akan difokuskan pada tahap pemantapan dan latihan bersama Brigif, sebelum gladi bersih pada 15 Agustus.

Subhan mengatakan, evaluasi dari pelaksanaan tahun sebelumnya menjadi bahan perbaikan, terutama dengan meningkatkan intensitas latihan dan mempersiapkan peserta sejak awal tahun. Di sisi lain, ia berharap dukungan pemerintah terhadap kegiatan Paskibraka dapat terus ditingkatkan meski saat ini terdapat kebijakan efisiensi anggaran.

"Sekarang kan ada efisiensi, mungkin itu hal yang lumayan memberatkan. Kita juga memahami hal itu, tapi tidak patah semangat. Lebih fokus mensukseskan penugasan 17 Agustus meski dengan banyak keterbatasan," katanya.

Menurutnya, pelaksanaan upacara peringatan HUT RI sejak 2024 telah dipusatkan di Lapang Dadaha dan tahun ini diperkirakan kembali dilaksanakan di lokasi tersebut. Sebelumnya, penggunaan Dadaha sempat terkendala persoalan perizinan karena aset tersebut masih dalam proses peralihan dari Pemprov Jabar ke Pemkot Tasikmalaya.

Untuk perwakilan tingkat Provinsi Jawa Barat, Subhan menyebut proses seleksi kini menggunakan sistem terpusat sejak 2023 setelah Paskibraka berada di bawah PPI. Seluruh tahapan, mulai dari penilaian hingga penghitungan hasil, dilakukan melalui sistem dengan melibatkan tim penguji profesional dari unsur TNI, pendidikan, dan psikologi.

Adapun perwakilan Kota Tasikmalaya yang lolos ke tingkat Provinsi Jawa Barat adalah Rihfat dari SMA Al Mutaqin untuk kategori putra dan Aulia dari SMK Negeri 2 Kota Tasikmalaya untuk kategori putri.

Sementara itu, penentuan posisi petugas saat upacara, baik sebagai pengibar, penurun, maupun pembawa baki, baru akan diputuskan pada malam menjelang 17 Agustus. Hal tersebut dilakukan agar seluruh anggota memiliki kemampuan di berbagai posisi sehingga dapat saling menggantikan apabila terjadi kendala saat pelaksanaan.


Editor : Doni Ramdhani