Jelang Iduladha, 2.829 Hewan Kurban di Bandung Barat Lolos Uji Kesehatan
Hasil pemeriksaan kesehatan, sebanyak 2.829 hewan kurban di KBB dinyatakan sehat dan diberi label khusus
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat telah melakukan pemantauan dan pemeriksaan ketat hewan kurban di 47 titik lokasi.
Upaya tersebut dilakukan untuk menjamin keamanan serta kesehatan hewan kurban yang diperjualbelikan jelang Iduladha di wilayahnya.
Melalui satuan tugas kesehatan hewan dari Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) KBB, pemeriksaan tersebut mencakup peternakan hingga lapak penjualan, guna memastikan seluruh ternak dalam kondisi prima, bebas penyakit, dan aman dikonsumsi masyarakat.
Hasil pencatatan Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) menunjukkan sebanyak 2.829 ekor hewan telah dinyatakan lulus uji kelayakan kesehatan. Adapun rinciannya terdiri dari 2.069 ekor sapi dan 760 ekor domba yang siap dikurbankan.
Kepala Dispernakan KBB, Wiwin Aprianti menjelaskan, jaminan kesehatan ini didukung kebijakan pemda berupa layanan medis dan vaksinasi gratis.
Menurutnya, hal itu dilakukan sebagai langkah perlindungan maksimal terhadap penyebaran penyakit berbahaya seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), hingga Brucellosis, sesuai arahan Bupati.
"Kami terus bergerak melakukan vaksinasi gratis di seluruh wilayah. Standar ini wajib dipenuhi agar tidak ada hewan sakit yang beredar dan membahayakan kesehatan manusia maupun ternak lainnya," kata Wiwin, Kamis (21/5/2026).
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail memastikan mekanisme labelisasi atau pemberian stiker khusus diterapkan pada setiap hewan yang telah lulus pemeriksaan.
Ia menyebut, label ini menjadi tanda sah jaminan kesehatan dari petugas. Ia juga mengimbau masyarakat agar teliti sebelum membeli.
"Pastikan hewan yang Anda beli sudah ditempeli label atau stiker khusus. Itu tandanya sudah diperiksa petugas dan dipastikan sehat. Utamakan yang berlabel, demi keamanan bersama. Kami berharap langkah ini menjadi jaminan mutu sekaligus ketenangan batin bagi warga yang akan menjalankan ibadah kurban tahun ini," tandasnya. ***
Editor : Ahmad Sayuti

