DKPP Jabar: Jangan Buang Sembarangan Limbah Hewan Kurban

DKPP Jabar mengimbau kepada masyarakat yang melakukan penyembelihan hewan kurban secara swadaya agar jangan sembarangan membuang limbah.

DKPP Jabar: Jangan Buang Sembarangan Limbah Hewan Kurban
Sapi jenis simental seberat 1,3 ton dari Presiden Prabowo Subianto yang akan disembelih di Cimenyan. (yuliantono)

INILAHKORAN.ID - Dinas Ketahanan Pangan dan Perternakan (DKPP) Jabar mengimbau kepada masyarakat yang melakukan penyembelihan hewan kurban secara swadaya di lingkungan masing-masing, agar jangan sembarangan membuang limbah.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) DKPP Jabar Suprijanto menuturkan, jangan sampai limbah kotoran kurban menjadi sumber penyakit bagi masyarakat.

"Untuk penanganan limbahnya, tolong diperhatikan buat masyarakat, karena itu bisa mengganggu ke lingkungan. Misal di perkotaan, jadi tolong agar diperhatikan, sisa dari penyembelihan tidak mengganggu lingkungan. Bisa dikubur kalau ada halaman luas," ujar Suprijanto saat dihubungi INILAHKORAN.ID, Rabu (27/5/2026).

Dia melanjutkan, penyembelihan hewan kurban dapat menjadi momentum bagi masyarakat dalam mempererat silaturahmi di lingkungan. Hanya saja ia mengingatkan, kepedulian terhadap lingkungan tetap harus diutamakan.

"Kurban ini, salah satu hikmah dari kurban ini, kita bisa bertegur sapa dengan tetangga, bisa ngumpul, bisa ketawa bareng, bisa silaturahmi di lingkungan. Tapi tolong jangan lupa, di lingkungan juga itu harus kita jaga," ucapnya.

Tidak hanya itu, dia juga mengimbau kepada panitia kurban agar membagikan daging yang telah disembelih harus di bawah lima jam setelah dipotong. Ini dilakukan supaya mencegah timbulnya bakteri yang dapat menyebabkan sakit bagi masyarakat, yang mengonsumsi hewan tersebut.

"Pembagian daging kurban, diusahakan kurang dari lima jam setelah penyembelihan," tandasnya.


Editor : Doni Ramdhani