Jelang Tahun Politik, Saber Hoaks Akan Dibentuk di 27 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat

Unit Sapu Bersih Hoaks dan Komisi Informasi rencananya akan dibentuk di masing-masing kabupaten/ kota di Jawa Barat.

Jelang Tahun Politik, Saber Hoaks Akan Dibentuk di 27 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat
Jabar Saber Hoaks

INILAHKORAN, Bandung - Unit Sapu Bersih Hoaks dan Komisi Informasi rencananya akan dibentuk di masing-masing kabupaten/ kota di Jawa Barat.

Selain untuk meningkatkan pelayanan publik, pembentukan dua unit kerja ini juga untuk mengantisipasi tahun politik yang diprediksi banyak muncul informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan atau hoaks.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat Ika Mardiah mengemukakan hal itu saat menyampaikan sambutan pada Pembukaan Rapat Koordinasi Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo se-Jabar, yang dikemas dalam acara IKP Fest 2022, di Kabupaten Pangandaran, Rabu (13/7/2022) malam.

Menurut Ika, Jabar Saber Hoaks (JSH) dan Komisi Informasi (KI) akan semakin optimal jika lebih dekat dengan masyarakat yang dilayaninya.

Baca Juga: Nikita Mirzani Ditegur Hakim Saat Jalani Persidangan Kasus Dugaan Penganiayaan Isa Zega

"Apalagi menjelang tahun politik yang diprediksi akan banyak informasi negatif yang tidak bisa dipertanggungjawabkan atau hoaks. Jadi kita mereplikasi unit yang sudah ada di Pemda Provinsi Jabar ke kabupaten/ kota untuk memenuhi hak masyarakat menerima informasi yang benar," kata Ika.

Menurut Ika, pembetukan JSH dan KI di semua kabupaten/ kota merupakan kewajiban pemerintah untuk menyajikan layanan informasi kepada masyarakat.

"Masyarakat berhak untuk menerima atau meminta informasi yang benar," jelasnya.

Baca Juga: Sembuh dari Sakit, Travis Barker Kembali Bekerja Bareng Landon Barker di Studio DTA Records

Adapun Rapat Koordinasi Bidang IKP Diskominfo se-Jabar atau IKP Fest 2022 digelar untuk yang pertama kalinya.

"Selama ini rakor yang digelar terkait masalah infrastruktur, dan kali ini terkait isi dari infrastruktur tersebut, yaitu masalah informasi dan komunikasi publik," ujar Ika.

"Beberapa hal menjadi bahasan pula dalam rakor ini, yaitu soal G20, JSH, masalah PMK (Penyakit Mulut dan Kuku), juga _analog switch off_ ," paparnya.***


Editor : inilahkoran