JTBC Minta Maaf Soal Pemberitaan Salah Tentang Suga BTS, Netizen: Ini Bukan Pertamakalinya

Netizen ungkap reaksi mereka setelah JTBC rilis permintaan maaf resmi setelah pemberitaan salah tentang Suga BTS.

JTBC Minta Maaf Soal Pemberitaan Salah Tentang Suga BTS, Netizen: Ini Bukan Pertamakalinya
JTBC minta maaf setelah merilis pemberitaan salah tentang Suga BTS.

INILAHKORAN, Bandung - Pihak JTBC saat ini tekah mengeluarkan Permintaan maaf setelah merilis Pemberitaan yang Salah mengenai Suga BTS.

“Kami melaporkan insiden mengemudi dalam keadaan mabuk yang dilakukan Suga BTS pada tanggal 7 Agustus," kata JTBC.

"Saat itu, berita tersebut mengungkap rekaman CCTV seorang pria yang mengendarai skuter listrik di jalan, namun, penyelidikan polisi kemudian mengonfirmasi bahwa pria dalam rekaman tersebut bukanlah Suga. Kami mohon maaf karena telah menimbulkan kebingungan,” tutur JTBC.

Artikel Pann mengenai hal ini menjadi topik hangat dengan hampir 85.000 penayangan hingga hari ini, Sabtu, 17 Agustus 2024. Berikut ini beberapa komentar dari Netizen Korea.

"Sebagai seorang ARMY, saya mengakui bahwa Suga melakukan kesalahan. Namun, JTBC melaporkan insiden tersebut tanpa memeriksa fakta dengan benar merupakan masalah yang berbeda."

"Masalah sebenarnya adalah masyarakat sering menerima laporan ini tanpa berpikir kritis, dan ketika media kemudian mengoreksi kesalahan mereka, banyak orang bahkan tidak menyadarinya."

"Ini bukan tentang melindungi Suga ketika ARMY mendesak koreksi dan menuntut Permintaan maaf dari JTBC dan outlet lainnya."

"Tolong berhenti mengkritik kami karenanya. Perilaku sembrono media ini tidak hanya memengaruhi Suga."

"Terserahlah, aku tidak peduli. Dia pengemudi mabuk," komentar Netizen.

"Ini bukan pertama kalinya mereka melakukan hal seperti ini. Mereka telah menyerang semua orang, mulai dari politisi hingga selebriti seperti GD, Kang Hyung Wook, dan sekarang Suga."

"Mereka lebih buruk dari perusak dunia maya, selalu cepat menyerang tanpa mempedulikan kebenaran."

"Gara-gara Pemberitaan ini, kini banyak orang yang Salah mengira bahwa rekaman CCTV itu adalah Suga."

"Apakah Permintaan maaf sudah cukup? Yang benar-benar membuat frustrasi adalah, ya, Suga memang melakukan kesalahan dan pantas dikritik karenanya."

"Namun berkat saluran berita itu, rekaman orang lain yang mengendarai skuter secara keliru dikaitkan dengan Suga, dan orang-orang menuduhnya berbohong dalam surat permintaan maafnya. Kerusakannya berlipat ganda. Serius, apakah Permintaan maaf sudah cukup?"

"Ini seharusnya tidak berakhir hanya dengan Permintaan maaf. Ini sudah menyebar terlalu jauh."***


Editor : Irma Nurfajri