Jumlah Rutilahu Masih 14 Ribu Unit, Bupati Rudy Susmanto Menginginkan Tuntas Direhabilitasi Di Tahun 2027

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan Pemkab Bogor bakal mempercepat penuntasan rehabilitasi rumah tidak layak huni (rutilahu).

Jumlah Rutilahu Masih 14 Ribu Unit, Bupati Rudy Susmanto Menginginkan Tuntas Direhabilitasi Di Tahun 2027
Melalui Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) dan persetujuan DPRD Kabupaten Bogor, bakal ada anggaran tambahan untuk menambah jumlah rutilahu yang direhabilitasi pada Tahun 2025. (reza zurifwan)

INILAHKORAN, Bogor - Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan Pemkab Bogor bakal mempercepat penuntasan rehabilitasi rumah tidak layak huni (rutilahu).

Melalui Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) dan persetujuan DPRD Kabupaten Bogor, bakal ada anggaran tambahan untuk menambah jumlah rutilahu yang direhabilitasi pada Tahun 2025.

"Di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2025, kami akan menambah anggaran untuk DPKPP, agar jumlah rutilahu yang direhabilitasi bertambah," kata Rudy Susmanto kepada wartawan, Kamis 3 Juli 2025.

Rudy Susmanto menerangkan, saat ini jumlah rutilahu terbilang masih tinggi, yaitu sekitar 14.000 unit.

Ia berharap, dimasa kepemimpinan dirinya dan Jaro Ade yaitu 2029, angka rutilahu ditekan sekecil mungkin.

"Kalau rehabiitasi rutilahu hanya 200 unit pertahun, kapan Kabupaten Bogor bebas dari rutilahu. Target kami, semoga bisa selesai di dua tahun karena kasihan warga kalau terlalu lama menunggunya  dan dari segi trend pendapatan, saya melihatnya beda dengan wilayah lain, karena di Kabupaten Bogor cukup meningkat trendnya," harap ayah tiga orang anak tersebut.

Anggota Komisi II dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Bogor Heri Gunawan mendorong agar anggaran rehabilitasi rutilahu ditambah pada APBD-P Tahun 2025.

Pria yang juga Sekretaris Fraksi Gerindra, itu menjelaskan karena rutilahu adalah salah satu indikator kemiskinan ekstrim.

"Bagaimana Kabupaten Bogor Istimewa menuju Gemilang kalau masih ada warganya yang mengalami kemiskinan ekstrim, oleh karena itu, kami mendorong agar jumlah rutilahu yang direhabilitasi harus ditambah," jelas Heri Gunawan.


Editor : Doni Ramdhani