Jumlah SR Terus Meningkat, PDAM Tirta Raharja Gagas Lima Inovasi Ini
Perumda Air Minum atau PDAM Tirta Raharja sebagai BUMD penyelenggara Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggagas lima inovasi guna meningkatkan pelayanan penyediaan air minum masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Perumda Air Minum atau PDAM Tirta Raharja sebagai BUMD penyelenggara Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggagas lima inovasi guna meningkatkan pelayanan penyediaan air minum masyarakat.
Gagasan lima inovasi PDAM Tirta Raharja tersebut dilakukan mengingat jumlah Sambungan Rumah (SR) terus meningkat setiap tahun.
"Data tahun 2022 mencatat 111.773 SR di Kabupaten Bandung, Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat," kata Manager Junior Humas dan Kesekretariatan PDAM Tirta Raharja Astria Wulantirta, Jumat 27 Januari 2023.
Setiap tahunnya, jelas dia, sejak tahun 2015 jumlah SR terus meningkat. Oleh karenanya, pihaknya terus berupaya melakukan peningkatan pelayanan dengan menggagas lima inovasi.
"Inovasi pertama PDAM Tirta Raharja membangun teknologi digital berupa System Control Data Aquisition atau SCADA yang mengintegrasikan proses produksi, distribusi dan pelayanan," jelasnya.
Fungsinya, sebut dia, untuk memastikan kualitas, kuantitas dan kontinuitas termonitor secara realtime. "Dengan begitu Perumda Air Minum Tirta Raharja dapat lebih tepat dan responsif dalam memberikan informasi dan pelayanan kepada pelanggan," sebutnya.
Inovasi kedua, lanjut dia, PDAM Tirta Raharja juga membuka layanan Contact Center melayani 24 jam di nomor 082-136-866-866.
"Inovasi berikutnya dalam memudahkan pelayanan pembayaran Tirta Raharja juga membangun sistem pembayaran digital menggunakan QRIS statis dan dinamis (tirapay)," ujarnya.
Kemudian, sambung dia, untuk inovasi keempat pihaknya menghadirkan aplikasi pelayanan mandiri berbasis web (kios tira) di Mal Pelayanan Publik dan pengembangan aplikasi pelayanan berupa mobile apps yaitu TIRAQU.
"Aplikasi ini memberikan kemudahan dalam pengajuan pemasangan sambungan baru," bebernya.
Seperti diketahui, PDAM Air Minum Tirta Raharja membagi 4 wilayah pelayanan yakni Wilayah Pelayanan I (Soreang, Kutawaringin, Ciwidey dan Margaasih), Wilayah Pelayanan II (Banjaran, Baleendah, Bojongsoang, Dayeuhkolot dan Pangalengan).
Lalu Wilayah Pelayanan III (Ciparay, Pacet, Majalaya, Cicalengka, Rancaekek dan Cileunyi), dan Wilayah Pelayanan IV (Cimahi, Cisarua, Lembang, Padalarang, Cikalong Wetan, Cililin dan Batujajar).
PDAM Tirta Raharja senantiasa berupaya semaksimal mungkin melakukan pengembangan sambungan rumah di Wilayah Pelayanan Perumda Air Minum Tirta Raharja.
Sebagai upaya perusahaan terhadap peningkatan pelayanan terhadap pelanggan dengan prioritas utama meningkatkan pelayanan 4K (kualitas, kuantitas, kontinuitas, dan keterjangkauan) kepada pelanggan.
"Melalui upaya penurunan air tak berekening untuk memastikan kontinuitas pengaliran air kepada pelanggan serta upaya pemeliharaan lokasi intake air baku dan pengembangan aplikasi Pelayanan," paparnya.
Jumlah pelanggan PDAM Tirta Raharja sampai dengan bulan Desember tahun 2022 yaitu 111.773 Sambungan Rumah dengan target Key Performance Indicator (KPI) sejumlah 110.800 SR.
Adapun realisasi jumlah SR berdasarkan tahun ke tahun yaitu 77.789 SR pada 2015, 82.352 SR (2016), 86.685 SR (2017), 92.299 SR (2018), 96.774 SR (2019), 99.724 SR (2020), 102.149 SR (2021), dan 111.773 SR (2022).*** (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani


