Kalimantan Tengah Terbakar Lagi, Karhutla Melanda Desa Anjir Pulang Pisau

Kebakaran hutan dan lahan kembali melanda Desa Anjir, Pulang Pisau, Kalimantan Tengah pada Jumat malam. Warga resah akibat ancaman kobaran api.

Kalimantan Tengah Terbakar Lagi, Karhutla Melanda Desa Anjir Pulang Pisau
Kalimantan Tengah Terbakar Lagi, Karhutla Melanda Desa Anjir Pulang Pisau

INILAHKORAN.ID - Musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda wilayah Kalimantan Tengah. Peristiwa kebakaran susulan dilaporkan terjadi di Desa Anjir, Kabupaten Pulang Pisau, pada Jumat 16 Oktober 2026 malam sekitar pukul 22.17 WIB.  

​Kabar terjadinya karhutla tersebut mendadak viral usai diunggah oleh akun @joanramadani_ di platform media sosial Threads. Unggahan yang memperlihatkan kobaran api membumbung tinggi di area lahan perkebunan dan hutan itu telah dilihat lebih dari 116 ribu kali dan memicu keprihatinan publik.  

​"Kalian UP dulu ini guys.. KALIMANTAN TENGAH TERBAKAR LAGI! JUMAT MALAM, API KEMBALI DILAPORKAN DI DESA ANJIR, PULANG PISAU. Jumat, 16 Oktober 2026, pukul 22.17 WIB," tulis akun tersebut dalam unggahannya.  

​Ancaman Kebakaran Mengintai Warga di Malam Hari

​Insiden kebakaran yang terjadi pada malam hari ini menambah beban ketakutan dan keresahan warga setempat. Di saat warga seharusnya sedang beristirahat bersama keluarga, ancaman gumpalan asap tebal serta luapan api justru mengintai permukiman mereka.  

​"Kasian warga disana, malam hari pun ketika sebagian orang sedang beristirahat bersama keluarga, ancaman kebakaran kembali jadi permasalahan hidup mereka disana," tambah narasi dalam unggahan Threads tersebut.  

​Sorotan dan Doa dari Warganet Manca Negara

​Unggahan tersebut langsung dibanjiri ribuan tanggapan, repost, serta doa dari pengguna internet. Tidak hanya warga lokal, dukungan moral dan doa juga datang dari warganet negara tetangga.  

​Salah satu pengguna asal Malaysia dengan akun @adiawabin turut menyampaikan keprihatinannya di kolom komentar.  

​"Sy dr malaysia mendoakan.. bismillah... ya allah kau turunkanlah hujan dan padamkanlah api yg membakar hutan dan rumah saudara kami serta...," tulisnya.


Editor : Firda Rachmawati