Kapolrestabes Bandung Sikat Geng Motor Di Bandung

Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung akan menerapkan tindakan tegas dan terukur terhadap aksi geng motor, menyusul diterbitkannya maklumat oleh Kapolda Jawa Barat.

Kapolrestabes Bandung Sikat Geng Motor Di Bandung
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono

INILAHKORAN, Bandung — Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung akan menerapkan tindakan tegas dan terukur terhadap aksi geng motor, menyusul diterbitkannya maklumat oleh Kapolda Jawa Barat.

Maklumat dengan nomor 3/VII/2025, yang dikeluarkan pada 31 Juli 2025, bertujuan untuk menekan maraknya aksi geng motor yang meresahkan masyarakat.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono, dalam keterangannya menjelaskan bahwa maklumat ini menginstruksikan seluruh jajaran di Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, untuk meningkatkan upaya pencegahan.

"Kami mengimbau kepada pihak keluarga dan sekolah agar proaktif mencegah anggota keluarga atau siswa terlibat dalam aksi geng motor, baik secara langsung maupun tidak langsung," ujar Kombes Budi.

Beberapa poin penting dalam maklumat tersebut diantaranya pemberlakuan jam malam. Orang tua diimbau untuk memberlakukan jam malam pada pukul 22.00 WIB kepada anak-anak mereka guna menghindari potensi menjadi korban atau pelaku geng motor.

Kemudian, polisi meminta pihak sekolah agar memberikan sanksi tegas, dari ringan hingga berat, bagi siswa yang terbukti terlibat dalam kegiatan geng motor.

Masyarakat pun yang menemukan atau mengetahui adanya aktivitas geng motor diminta segera melapor ke pihak kepolisian melalui call center 110.

Kombes Budi juga menegaskan bahwa jajaran kepolisian diperintahkan untuk menindak tegas para pelaku geng motor sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan diskresi kepolisian. Ia menekankan, setiap pelaku yang tertangkap akan diproses secara tuntas melalui sistem peradilan pidana.

"Kami juga mengedepankan upaya preventif dan preemtif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk mencegah aksi geng motor," tambahnya.

Polrestabes Bandung sendiri, lanjut Budi, telah melakukan operasi malam hari dalam beberapa waktu terakhir untuk menindak kelompok bermotor yang meresahkan.

“Walaupun memang beberapa sudah kita proses, ada yang proses karena sajamnya ditemukan, tapi memang bisa banyak yang berlaku di bawah umur," jelasnya.

Menyikapi hal tersebut, Polrestabes Bandung akan terus meningkatkan operasi jam malam untuk memastikan anak-anak yang masih berada di luar pada jam tersebut segera kembali ke rumah.


Editor : Ahmad Sayuti