Kapolri Jendral Listiyo Pantau Pelaksanaan Vaksinasi di Kabupaten Bandung

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memantau kegiatan vaksinasi masal lansia dan masyarakat umum di Kabupaten Bandung.

 Kapolri Jendral Listiyo Pantau Pelaksanaan Vaksinasi di Kabupaten Bandung
Kapori Jenderal Listiyo Sigit Prabowo memantau pelaksanaan vaksinasi masal tersebut di di Dome Bale Rame Gedung Budaya Sabilulungan di Soreang Kabupaten Bandung pada Jumat 8 Desember 2021.

INILAHKORAN, Bandung- Kapolri Jendral Listiyo Sigit Prabowo memantau pelaksanaan vaksinasi masal lansia, masyarakat umum dan juga  sasaran siswa sekolah dasar (SD) usia 6-11 tahun.

Kapori Jenderal Listiyo Sigit Prabowo memantau pelaksanaan vaksinasi masal tersebut di di Dome Bale Rame Gedung Budaya Sabilulungan di Soreang Kabupaten Bandung pada Jumat 8 Desember 2021.

Sebanyak 3000 orang lanjut usia, masyarakat umum dan juga anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Bandung, mendapatkan vaksinasi covid-19 dalam kegiatan vaksinasi masal tersebut.

Baca Juga: Jelang Libur Nataru, Kapolri dan Menhub Tinjau Kesiapan Pemkab Bogor

Vaksinasi tersebut merupakan upaya pemerintah untuk terus menekan penyebaran virus corona. Apalagi, hingga saat ini vaksinasi yang dilakukan pemerintah dengan dukungan berbagai pihak seperti Polri dan TNI ini di Kabupaten Bandung telah mencapai 70 persen.

"Hari ini kami bersama rombongan dari Mabes Polri didamoingi Kapolda melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi di wilayah Kabupaten Bandung. Saya sangat mengapresiasi, Kabupaten Bandung per kemarin telah mencapai 70 persen lebih," kata Listiyo usai memantau pemberian vaksinasi.

Hal ini kaya Listiyo tentunya sangat menggembirakan, ia juga merasa optmistis jika kedepan pasca vaksinasi kondisi kesehatan masyarakat Kabupaten Bandung akan lebih baik. Apalagi, upaya vaksinasi ini sebagai syarat dapat dilaksanakannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk siswa usia sekolah.

Baca Juga: Polrestabes Bandung Gelar Vaksinasi Masal Bantu Pemerintah Cegah Covid-19 Menyebar

"Pemerintah telah memberikan kebijakan PTM 100 persen syaratnya vaksinasi anak dan umum 70 persen dan lansia 60 persen harus terpenuhi. Ini sangat penting karena sudah dua tahun (anak usia sekolah) kehilangan kesempatan (belajar) tatap muka. Hasilnya, survei menyatakan ada penurunan ini yang harus menjadi perhatian kita semua," ujarnya.

listiyo melanjutkan, saat ini ancaman varian baru virus corona yakni omnicrom terus meningkat. Kata dia, hal tersebut harus diwaspadai bersama. Varian omnicom ini juga tetap bisa menginfeksi seseorang meskipun telah mendapatkan vaksinasi.

"Tapi untuk masyarakat yang telah divaksin jika tekena gejalanya ringan. Vaksin ini bisa memberikan perlindungan terhadap serangan varian baru baik delta maupun omnicom," katanya.

Baca Juga: Covid-19 Varian Omicron Sudah Masuk Indonesia, Kapolri Listyo Sigit Imbau Masyarakat Waspada

Listyo menjelaskan, selama hampir 167 hari Indonesia berhasil mempertahankan angka kasus Covid-19 dimana angka positifnya di bawah satu persen dan angka keterisian tempat tidur diangka tiga. Kondisi ini bisa terjadi berkat kerja sama TNI, Polri, Pemerintah, dan relawan, dan pihak lainnya yang ikut berkontribusi.

Meski sudah ada capaian positif tersebut, Kapolri tetap mengingatkan masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan dan tetap meningkatkan kewaspadaan.

“Ini modal besar bagi kita untuk kemudian bisa mendorong ketertinggalan, masyarakat dan pengusaha bisa melaksanakan aktivitas, perekonomian bisa berjalan, kita harapkan bisa terjadi lompatan terhadap pertumbuhan ekonomi yang ada,”ujarnya. *** (Rd Dani R Nugraha).


Editor : inilahkoran