Karina aespa Minta Maaf Usai Fotonya saat di Jepang Timbulkan Kontroversi Politik

Setelah menghapus foto yang menimbulkan kontroversi politik, Karina aespa akhirnya minta maaf secara pribadi.

Karina aespa Minta Maaf Usai Fotonya saat di Jepang Timbulkan Kontroversi Politik
Unggahan permintaan maaf Karina aespa.

INILAHKORAN, Bandung - Foto terbaru Karina aespa saat di Jepang yang kini telah dihapus, telah menimbulkan Kontroversi Politik.

Karina aespa juga langsung menanggapi masalah tersebut melalui platform pesan penggemar Bubble.

“Saya Minta maaf karena telah menimbulkan kekhawatiran. Itu sama sekali bukan niat saya," tutur Karina aespa.

"Karena kesalahpahaman telah berkembang begitu banyak dan MY (fandom aespa) benar-benar khawatir, saya pikir saya harus berbicara langsung,” kata Karina aespa.

Karina aespa melanjutkan, “mulai sekarang, aku akan lebih waspada dan bertindak lebih hati-hati. Aku benar-benar Minta maaf karena membuatmu khawatir lagi.”

Namun, pesan singkatnya belum sepenuhnya meredakan reaksi keras. Beberapa netizen mengkritik Karina aespa karena memilih untuk mengunggah pernyataannya di Bubble, platform berbayar yang hanya dapat diakses oleh penggemar, daripada di saluran yang lebih publik seperti Instagram.

Yang lain mempermasalahkan keterlambatan permintaan maafnya, yang muncul sehari setelah unggahan tersebut menjadi viral, dan menganggap pesan tersebut terlalu singkat untuk membahas Kontroversi tersebut dengan baik.

Tak lama setelah pesan Karina aespa, agensinya SM Entertainment merilis pernyataan resminya sendiri. 

"Kami Minta maaf karena telah menimbulkan kekhawatiran akibat postingan artis kami Karina," kata agensi tersebut.

Menurut SM, Foto tersebut hanyalah potret biasa dari kehidupan sehari-hari Karina aespa, tanpa makna Politik

"Begitu dia menyadari bahwa unggahan itu dapat disalahpahami, dia langsung menghapusnya," tambah pernyataan itu.

SM menegaskan komitmennya untuk mencegah insiden serupa, “Kami dengan tulus meminta maaf karena secara tidak sengaja menimbulkan kekhawatiran. Kami akan berupaya lebih keras untuk lebih berhati-hati dan mencegah insiden seperti itu terjadi lagi.” 

Mereka juga memperingatkan terhadap salah tafsir, “Kami berharap tidak akan ada lagi distorsi lebih lanjut atas maksud artis atau salah tafsir untuk tujuan tertentu. Kami akan melakukan yang terbaik untuk melindungi Karina dan semua artis kami.”

Kontroversi bermula saat Karina aespa mengunggah Foto yang memperlihatkan dirinya mengenakan jaket beraksen merah dan angka besar "2" di dada, disertai emoji mawar.

Para pengguna internet dengan cepat mengaitkannya dengan simbolisme Politik, menafsirkan gambar tersebut sebagai kemungkinan referensi ke apa yang disebut "Pemilihan Mawar" di Korea Selatan.

Mengingat ekspektasi lama bahwa para idola harus tetap netral secara Politik, spekulasi menyebar dengan cepat.

Meskipun Karina aespa menghapus unggahan itu tak lama kemudian, kerusakan telah terjadi, yang memicu seruan untuk pertanggungjawaban.***


Editor : Irma Nurfajri