Kasus Aktif Covid-19 di Garut Turun Jadi 6

Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Garut kembali menurun, dan kini tersisa sebanyak enam kasus. Hal itu menyusul satu pasien sembuh

Kasus Aktif Covid-19 di Garut Turun Jadi 6
kasus covid-19 Garut
 
INILAHKORAN-Kasus Covid-19 Garut kembali menurun, dan kini tersisa sebanyak enam kasus.
 
Hal itu menyusul bertambahnya satu pasien dinyatakan sembuh dari kasus Covid-19 Garut, Senin (6/12/2021).
 
Dari sebanyak enam kasus Covid-19 Garut itu sebanyak satu kasus di antaranya dalam isolasi perawatan rumah sakit, dan sebanyak lima kasus lainnya isolasi mandiri.
 
 
Kasus aktif adalah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani perawatan. Jumlah kasus diperoleh dari akumulasi pasien positif Covid-19 dikurangi akumulasi pasien sembuh dan meninggal dunia.
 
Keterangan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik Muksin, akumulasi pasien positif Covid-19 di Garut sendiri saat ini mencapai sebanyak 24.767 orang.
 
Tidak ada penambahan kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dalam lima hari terakhir, sejak 2 Desember 2021. Baik dari hasil pemeriksaan RT PCR maupun rapid tes antigen.
 
 
Pun kasus pasien terpapar Covid-19 meninggal dunia, tidak ada penambahan. Jumlahnya sejak kasus Covid-19 kali pertama terdeteksi hingga kini tetap sebanyak 1.172 orang. Persentasenya mencapai sekitar 4,73 persen dari total pasien positif Covid-19 sebanyak 24.767 orang.
 
Sedangkan pasien positif dinyatakan selesai masa pemantauannya bertambah satu orang. Sehingga akumulasi pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 kini mencapai sebanyak 23.589 orang. Atau mencapai sekitar 4,73 persen dari total pasien positif Covid-19 sebanyak 24.767 orang.
 
Menurut Muksin yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Garut itu, tingkat keterisian tempat tidur (Board Occupancy Rate/BOR) bagi pasien kasus Covid-19 di rumah-rumah sakit di Garut juga terus menurun.
 
 
Muksin menyebutkan, per 4 Desember 2021, dari sebanyak 272 unit tempat tidur tersedia di tujuh rumah sakit rujukan kasus Covid-19 di Garut, hanya sebanyak empat unit tempat tidur terisi (1,47 persen).
 
Sebanyak tiga unit tempat tidur terisi di RS Umum Daerah dr Slamet Garut, dan satu unit tempat tidur di RS Umum Daerah Pameungpeuk Provinsi Jawa Barat.
 
Meski kasus aktif Covid-19 menurun dengan beberapa hari tak ada penambahan kasus terkonfirmasi positif, dan tingkat BOR di rumah sakit juga menurun, Muksin mengingatkan masyarakat tidak boleh lengah dan kendor dalam menjaga protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-harinya. Terutama penggunaan masker secara benar.
 
 
Dia menegaskan, hal itu karena pandemi Covid-19 masih belum berakhir, dan masih mengancam dengan beragam varian barunya.
 
"Vaksinasi juga sangat penting untuk menjaga imunitas dari serangan virus. Vaksin dapat mengurangi risiko keparahan jika terpapar virus," ujarnya.(zainulmukhtar)***
 
 
 


Editor : inilahkoran