Kasus Pembunuhan Sadis Siswi SD di Cilincing, Ibu Korban Dikabarkan Meninggal Dunia
Kasus Pembunuhan Sadis Siswi SD di Cilincing, Ibu Korban Dikabarkan Meninggal Dunia
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Kasus pembunuhan tragis terhadap siswi sekolah dasar (SD) berinisial VI (11) di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, kini kembali menjadi sorotan. Terbaru, ibu kandung korban dikabarkan meninggal dunia di Indramayu, Jawa Barat, pada Kamis (16/10/2025).
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz, membenarkan adanya kabar tersebut namun menegaskan pihaknya masih melakukan verifikasi.
“Informasi terakhir yang kami terima, ibu korban meninggal dunia di Indramayu. Namun, kami masih memastikan kebenarannya,” ujar Erick saat ditemui di Jakarta.
Ia menambahkan, ibu korban diketahui sedang sakit saat peristiwa pembunuhan itu terjadi.
“Kalau memang benar yang meninggal adalah ibu kandung korban, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya,” ujarnya.
Erick juga menegaskan bahwa pihaknya akan menuntaskan penyelidikan kasus ini secara menyeluruh, termasuk memastikan seluruh pihak yang terlibat dalam tindak pidana tersebut.
“Kami berkomitmen menuntaskan kasus ini hingga tuntas,” tegasnya.
Kronologi Awal Kasus
Kasus pembunuhan sadis ini terjadi pada Senin (13/10/2025) sekitar pukul 18.30 WIB di Kampung Sepatan RT 018/005, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.
Korban VI yang masih duduk di bangku sekolah dasar diduga dibunuh oleh remaja berinisial MR (16), yang merupakan tetangga sekaligus kenalan korban.
Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno Gradiarso Sukahar, pelaku memanggil korban yang sedang melintas di depan rumahnya.
“Pelaku kemudian mengajak korban masuk dengan alasan akan membelikan pakaian. Setelah itu, pelaku berpura-pura mengambil uang di kamarnya,” kata Onkoseno.
Namun, di dalam kamar, pelaku justru melakukan tindakan keji dengan menghabisi nyawa korban menggunakan kabel dan bantal.
Barang bukti berupa kabel dan bantal tersebut kini telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kasus ini memicu duka mendalam dan kemarahan publik, terlebih setelah beredar kabar bahwa ibu korban meninggal dunia sebelum sempat melihat kasus anaknya diselesaikan. Polisi kini fokus memastikan kebenaran kabar duka tersebut serta menuntaskan proses hukum terhadap pelaku.
Editor : Firda Rachmawati


