KATSEYE Ungkap Grup Mereka Telah Mendapat 1.000 Ancaman Pembunuhan hingga Pelecehan Sejak Debut

Sejak debut tahun lalu, KATSEYE telah mendapat 1.000 ancaman pembunuhan hingga pelecehan.

KATSEYE Ungkap Grup Mereka Telah Mendapat 1.000 Ancaman Pembunuhan hingga Pelecehan Sejak Debut
Girl grup KATSEYE.

INILAHKORAN, Bandung - KATSEYE merupakan girl grup yang tengah naik daun usai melakukan Debut pada tahun lalu.

Girl grup K-Pop HYBE, KATSEYE, sebuah proyek global kolaborasi AS-Korea, mengungkapkan dalam sebuah wawancara dengan BBC tentang Ancaman yang mereka terima.

KATSEYE mengaku, mereka telah menerima banyak Ancaman Pembunuhan daring sejak Debut mereka tahun lalu. 

Para member KATSEYE juga mengungkapkan bahwa Ancaman-Ancaman ini telah meluas hingga ke keluarga mereka, membuat mereka terbebani secara emosional.

Member KATSEYE Lara, keturunan Tamil-India-Amerika, berkata: “Saya mencoba meyakinkan diri sendiri bahwa ini bukan apa-apa, tetapi ketika 1.000 orang mengirimkan Ancaman Pembunuhan, rasanya sungguh mengejutkan."

"Bahkan jika tidak terjadi apa-apa, rasanya luar biasa,” tutur Lara yang merasa khawatir dengan Ancaman Pembunuhan tersebut.

Lara juga berbicara tentang Pelecehan rasial dan seksis yang ditujukan kepada girl grupnya tersebut. 

Laporan palsu diajukan ke Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai AS (ICE), yang mengklaim bahwa Lara tinggal dan bekerja secara ilegal di AS. 

"Orang-orang menilai kami sebagai perempuan, memberi nilai pada penampilan, nyanyian, dan tarian kami, rasanya seperti distopia," ungkap Lara.

Untuk melindungi kesehatan mentalnya, Lara menghapus akun X (sebelumnya Twitter), menekankan pentingnya untuk tidak membiarkan opini publik mengendalikan hidupnya.

Meskipun KATSEYE tidak mengungkapkan Ancaman spesifik, BBC mencatat bahwa perilaku agresif dari beberapa komunitas penggemar bukanlah hal yang jarang terjadi.

Leader KATSEYE Sophia juga berkata, “Kami memilih untuk tampil di depan umum dan memahami bahwa hal-hal tertentu datang seiring ketenaran, tetapi itu tidak mengubah fakta bahwa kami adalah manusia.”

Member KATSEYE lainnya, Manon juga menambahkan, “rasanya seperti kami diteror secara mental.”

KATSEYE adalah grup beranggotakan enam orang yang dibentuk oleh HYBE bekerja sama dengan Geffen Records (Universal Music, AS), yang menggabungkan metode pelatihan K-Pop ke pasar musik AS. 

Tim ini beranggotakan Manon (Swiss), Sophia (Filipina), Daniela, Lara, Megan (AS), dan Yoonchae (Korea), yang menonjolkan beragam kebangsaan dan latar belakang mereka.

Grup ini dengan cepat mendapatkan perhatian internasional karena konsep lintas budaya dan daya tarik global mereka, tetapi pernyataan mereka menggarisbawahi dampak serius Pelecehan daring terhadap idola K-Pop.***


Editor : Irma Nurfajri