Kawal Pengambilan Cetak Ulang Ribuan Surat Suara yang Rusak, Bawaslu Kota Cimahi: Tinggal Menunggu Distribusi 

Guna memastikan kebutuhan surat suara di seluruh Dapil di Kota Cimahi terpenuhi, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Cimahi melakukan pengawasan pencetakan ulang ribuan surat suara yang rusak.

Kawal Pengambilan Cetak Ulang Ribuan Surat Suara yang Rusak, Bawaslu Kota Cimahi: Tinggal Menunggu Distribusi 
Guna memastikan kebutuhan surat suara di seluruh Dapil di Kota Cimahi terpenuhi, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Cimahi melakukan pengawasan pencetakan ulang ribuan surat suara yang rusak.

INILAHKORAN, Cimahi - Guna memastikan kebutuhan surat suara di seluruh Dapil di Kota Cimahi terpenuhi, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Cimahi melakukan pengawasan pencetakan ulang ribuan surat suara yang rusak.

Bersama aparat kepolisian, Bawaslu Kota Cimahi mendampingi KPU mengambil hasil cetakan ulang surat suara di PT Gramedia Printing di Jalan Rancaekek Km 24 Desa Cimanggung, Kabupaten Sumedang. 

"Adapun jenis surat suara yang dicetak ulang, antara lain surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden (PPWP) sebanyak 877 lembar, surat suara anggota DPRD Kota Cimahi untuk Dapil 1 sebanyak 394 lembar dan surat suara anggota DPRD Kota Cimahi untuk Dapil 6 sebanyak 255 lembar," kata Koordinator Divisi (Kordiv) Sumberdaya Daya Manusia, Organisasi, dan Pendidikan, Pelatihan (SDMO dan Diklat) Bawaslu Kota Cimahi, Ahmad Hidayat kepada wartawan.

Ahmad menuturkan, dari hasil pengawasan yang dilakukan pihaknya, logistik Pemilu tahap 1 yang akan digunakan untuk pencoblosan pada 14 Februari 2024 mendatang telah hampir 100 persen siap didistribusikan ke seluruh TPS yang ada di Cimahi.

"Logistik Pemilu 2024 yang berada di Gudang Bulog di Jalan Mahar Martanegara Nomor 277, Kelurahan Utama, Cimahi Selatan, Kota Cimahi telah selesai dilakukan proses sortir dan lipat (Sorlip) hingga pengepakan dan siap untuk didistribusikan ke TPS," tuturnya.

Pasalnya, berdasarkan ketentuan perundang-undangan, logistik Pemilu 2024 harus sudah terdistribusi ke TPS sehari menjelang hari pemungutan dan penghitungan suara. 

Oleh karenanya, untuk memastikan distribusi logistik Pemilu dilakukan dengan baik, Bawaslu Kota Cimahi telah menginstruksikan Panwascam dan PKD di Kota Cimahi untuk melakukan pengawasan langsung dan pengawalan secara ketat.

"Hal itu kami lakukan guna memastikan seluruh logistik yang akan digunakan pada pemungutan dan penghitungan suara berjalan sesuai dengan prosedur," paparnya.

Ahmad menyebut, untuk logistik Pemilu 2024 yang telah lebih dahulu didistribusikan, yakni bilik suara dan itu sudah terdistribusi ke PPS pada 19 Januari 2024 lalu sebanyak 6.240 buah.

"Pengawasan terhadap kelengkapan dan keterpenuhan surat suara yang akan digunakan pada pemungutan dan penghitungan suara juga sudah
hampir 100 persen," sebutnya.

Kemudian, berdasarkan hasil pengawasan yang dilakukan pengawas Bawaslu Kota
Cimahi menemukan banyak surat suara yang rusak pada proses Sorlip.

"Maka dari itu Bawaslu Kota Cimahi merekomendasikan kepada KPU untuk
melakukan penggantian terhadap surat suara yang rusak tersebut," ujarnya.

Terkait surat suara yang dicetak ulang, Ahmad menerangkan, dilakukan pencetakan ulang dan pengambilan secara bertahap. Kemudian, 31 Januari 2024 KPU dan Bawaslu Kota Cimahi menjemput langsung surat suara yang dicetak kembali di PT Temprina Media Grafika di Nganjuk, Jawa Timur. 

"Surat suara yang rusak dan dicetak kembali adalah surat suara DPR RI Dapil Jabar 1 sebanyak 840 lembar (2 boks) dan surat suara DPRD Provinsi Jawa Barat sebanyak 1.215 lembar (3 boks)," terangnya.

Selain itu, KPU juga telah menerima surat suara yang dicetak kembali yakni, surat suara PPWP sebanyak 383 lembar, Surat Suara DPD 1.045 lembar dan Surat Suara DPRD Kota Cimahi (seluruh dapil)
sebanyak 3.360 lembar.

Setelah seluruh surat suara yang rusak atau cacat produksi dicetak ulang, Ahmad menegaskan, pihaknya tetap melakukan pengawasan dengan mendatangi langsung Gudang Logistik KPU Kota Cimahi yang bertempat di Gudang Bulog Kelurahan Utama.

Menurutnya, hal itu dilakukan guna memastikan seluruh logistik diproses sesuai aturan dan tinggal di packing dimasukkan ke sampul masing-masing.

"Jadi untuk lima surat suara sudah tidak ada lagi yang rusak maupun cacat produksi, sudah 100 persen selesai tinggal menunggu tanggal pendistribusian ke TPS-TPS," tandasnya.*** (agus satia negara)


Editor : JakaPermana