KDM Tanggapi Unggul di Quickcount Pilgub Jabar 2024
Pasangan nomor urut 4 Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan, unggul telak dari hasil quickcount atau hitung cepat sejumlah lembaga, di kontestasi Pilgub Jabar 2024.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pasangan nomor urut 4 Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan, unggul telak dari hasil Quickcount atau hitung cepat sejumlah lembaga, di kontestasi Pilgub Jabar 2024.
Perolehan suara Dedi-Erwan bahkan telah menembus 60 persen, pada hitung cepat tersebut.
Menyikapi hal ini, KDM (Dedi Mulyadi) mengatakan meski penghitungan suara belum sepenuhnya rampung. Namun dari aspek ilmiah, ketika Quickcount telah berjalan di atas 70 persen dan hasilnya stabil, maka kemungkinan besar tidak akan berubah sampai akhir.
Dengan selisih yang cukup jauh, antara dirinya dan Erwan berada di atas 60 persen dengan pasangan lainnya, dimana Akhmad Syaikhu-Ilham Akbar Habibi yang paling dekat di angka 18 persen, dinilainya tidak akan memengaruhi banyak. Lantaran margin of error maksimal terjadi hanya di angka 4 persen.
"Itu pun kalau jaraknya dekat. Tetapi secara kebetulan, bahwa kita bisa melihat bersama saat ini pasangan nomor urut 4 sudah meraih angka 61 persen lebih. Kami sudah menganggap bahwa pasangan nomor 4, sudah menjadi pemenang" kata Dedi, Rabu 27 November 2024.
Dia berharap, hasil ini dapat menjadi kabar baik bagi seluruh masyarakat Jawa Barat di Pilgub 2024.
"Kabar baik bagi yang jalannya rusak, nanti ke depan akan segera dibangun jalan baru yang mulus. Kabar yang irigasinya rusak, semoga ke depan bisa dibangun irigasi baru," ucapnya.
Kepercayaan masyarakat dari hasil tersebut lanjut KDM, akan ditindaklanjuti dengan kerja dalam mengurai dinamika sosial di tengah masyarakat Jabar.
"Terimakasih atas dukungannya dan kemudian saya juga mengucapkan terimakasih, kepada pasangan nomor urut 1, 2, yang telah bersama-sama menjaga iklim demokrasi di Jawa Barat secara paripurna," tuturnya.
Sementara soal hasil 60 persen suara di Quickcount, KDM menuturkan sejatinya ini tidak lepas dari aktivitas politiknya selama ini di Jabar.
"Kan cinta saya bukan cinta semusim. Cinta saya adalah cinta sejati bagi rakyat Jawa Barat. Saya nyangkanya 80 persen. Ya tapi kita syukurlah angka berapapun yang kita raih, bahwa ini adalah pilihan terbaik masyarakat Jawa Barat," ungkapnya.
Bahkan kata dia, catatan 60 persen patut dibanggakan karena selama ini, incumbent atau petahana sekalipun belum pernah ada yang mencapai angka tersebut.
"Tapi kan saya tidak boleh jumawa lah. Ini adalah pilihan masyarakat Jawa Barat yang secara kebetulan masyarakat Jawa Barat sering berkomunikasi dengan saya dalam setiap hari. Kemudian kedua juga mungkin nyaaheun, karena saya sendiri jadi banyak dicintai orang-orang," paparnya. ***
Editor : JakaPermana

