Kebun Raya Bogor Rusak Usai Konser Swaraya, DPRD Kota Bogor Panggil Pengelola

Kawasan Kebun Raya Bogor rusak usai Konser Swaraya digelar pekan lalu. Rencananya, DPRD Kota Bogor bakal memanggil pengelola.

Kebun Raya Bogor Rusak Usai Konser Swaraya, DPRD Kota Bogor Panggil Pengelola
Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto menyayangkan sebuah acara di Kebun Raya Bogor yang diharapkan bisa memberikan apresiasi karya seni dan meningkatkan perekonomian itu justru menambah polemik.

 

INILAHKORAN, Bogor - Kawasan Kebun Raya Bogor rusak usai Konser Swaraya digelar pekan lalu. Rencananya, DPRD Kota Bogor bakal memanggil pengelola.

Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto menyayangkan sebuah acara di Kebun Raya Bogor yang diharapkan bisa memberikan apresiasi karya seni dan meningkatkan perekonomian itu justru menambah polemik.

"Konser Swaraya selama tiga hari yang digelar di Kebun Raya Bogor itu rupanya berujung kritik dan polemik. Mulai dari masalah keberadaan kelestarian lingkungan maupun dalam sisi identitasnya sebagai budaya Bogor yang harus dijunjung tinggi. Saya kira ini harus diperhatikan, kita kembali kan lagi fungsi KRB yang lama, terutama koservasi ekologi dan budaya," kata Atang, Selasa 28 Juni 2022.

Baca Juga: Kembali Pakai Nomor Punggung 10, Ini Keistimewaannya Kata Marc Klok

Atang menegaskan, komisi di DPRD Kota Bogor terkait akan memanggil pihak pengelola Kebun Raya Bogor untuk memastikan fungsi konservasi lingkungan dan budaya di Kota Bogor.

"Ya, harus segara pihak KRB memperbaiki kerusakan yang ada, harus kembali seperti semula. Dan bahkan lebih baik lagi," ujarnya.

Selain itu, netizen mengeluhkan kinerja panitia dan jalannya konser yang dinilai buruk, dampak lingkungan seperti rusaknya rumput pasca digunakan konser pun menarik perhatian publik.

Baca Juga: Park Bo Gum Perlakukan Lisa BLACKPINK dengan Manis di Paris, Fans Berharap Mereka Jadi Bestie

Akun instagram KRB @kebunraya.id dan Pantia penyelenggara Swaraya @swaraya.id pun tak luput dari serangan warganet yang kecewa terhadap jalannya konser selama tiga hari tersebut.

Warganet berkomentar miring di akun Instagram @kebunraya.id, seperti @srizurcher yang kecewa soal parkir dan meminta Kebun Raya Bogor dikembalikan saja fungsi dan manfaat yang sesungguhnya, ketimbang menjadi tempat konser.

"Jumat lalu, pengunjung gak boleh parkir didalam,boleh parkir didalam jika beli voucher 100k dari resto Raasaa. Mohon kembalikan fungsi dan manfaat dari Kebun Raya yang sesungguhnya," tulis @srizurcher.

Baca Juga: Jelang Persib vs PSS Sleman, Robert Alberts Sudah Paham Kekuatan Lawan

Akun Instagram penyelenggara @swaraya.id pun tak luput dari 'serangan' warganet.

"kasian ya jadi rumput," tulis @msetiajii.

"ngga beres emang nihh nyari cuan doangg," @m_martin_f.

Baca Juga: Dampak PMK, Produksi Susu di KBB Hanya 18 Ton

Sementara itu, General Manager Corporate Communication dan Security PT MNR Kebun Raya Bogor Zaenal Arifin menegaskan Konser Swaraya merupakan salah satu program kampanye untuk mendekatkan diri kepada generasi muda melalui bahasa yang mudah diterima oleh mereka. Pada program ini, pesan konservasi dan edukasi dikemas sehingga mudah diterima oleh mereka.

"Pertunjukan musik bukan yang utama yang paling penting pesan konservasi yang disampaikan, pembagian bibit tanaman, kultur jaringan, dan anggrek serta edukasi tumbuhan yang utama," ucapnya. (Rizki Mauludi)


Editor : inilahkoran