Kecamatan Coblong Tertinggi Kasus Covid-19, Camat Akan Lakukan Jam Malam?
Camat Coblong Krinda Hamidipradja mengungkapakan wilayahnya menjadi peringkat pertama penyumbang kasus Covid-19 di Kota Bandung, lantaran mobilitas masyarakat yang masih tinggi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Camat Coblong Krinda Hamidipradja mengungkapakan wilayahnya menjadi peringkat pertama penyumbang kasus Covid-19 di Kota Bandung, lantaran mobilitas masyarakat yang masih tinggi.
"Di wilayah kami tuh ada hotel, apartemen, Kafe, travel, dan PKL (pedagang kaki lima). Sekarang Coblong itu rangking satu Covid-19, menyalip Antapani," kata Krinda di kantor Kecamatan Coblong, Kamis (11/2/2021).
Dia mengatakan dari 6 kelurahan di Coblong terdapat dua kelurahan kasus positif aktif paling tinggi, yakni Kelurahan Dago dan Sadang Serang. Pihaknya akan menerapkan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) dalam waktu dekat ini.
"Jadi PSBM bervariasi tergantung ada indikatornya dan kesiapan warga kita laksanakan," katanya.
Meski begitu, pihaknya akan terus melakukan upaya untuk menekan penyebaran Covid-19 diwilayahnya, salah satunya bakal diterapkanya jam malam untuk wilayah yang nantinya akan menerapkan PSBM.
"Iya kita akan terapkan jam malam, sistem siskamling, patroli," tambahnya.
Sementara itu, Sekda Kota Bandung Ema Sumarna menambahkan setiap wilayah harus mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat sebelum memberlakukan PSBM. Karena, jika tidak diberi pemahaman, akan ada potensi terjadi keributan karena silang pendapat.
"Tadi saya meminta mereka harus bangun dulu kesepahaman dan kesepakatan, bila perlu diberlakukan jam malam, ya silakan, tapi hasil komitmen, misalnya sekarang skalanya tingkat RT/RW silakan disepakati, kalau tidak kan ini bisa jadi ribut," ungkapnya.
Ema menambahkan, sampai saat ini belum ada wilayah yang mengajukan PSBM. Namun setelah melihat data kasus, ada beberapa wilayah yang berpotensi mengajukan PSBM dalam waktu dekat.
"Kalau yang mengajukan, belum, belum ada SK yang keluar satu pun, data perhari kemarin, kecamatan Coblong paling tinggi kasusnya, cuma kelihatannya harus ada RW yang harus melakukan PSBM Mikro," pungkasnya. (Okky Adiana)
Editor : Doni Ramdhani

