Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Polisi Selidiki Penyebab Truk Hino Rem Blong
Polisi menyelidiki penyebab rem blong pada truk hino yang jadi penyebab kecelakaan beruntun di Tol Cipularang
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Polisi masih menyelidiki penyebab Kecelakaan beruntun yang melibatkan 10 kendaraan di KM 93B Tol Cipularang arah Jakarta, Kamis (5/3/2026) malam. Dalam kejadian tersebut dua orang meninggal dunia, sementara delapan orang lainnya mengalami luka-luka.
Kanit Laka Satlantas Polres Purwakarta AKP Ryan Herisandi mengatakan dugaan awal kecelakaan dipicu kegagalan fungsi pengereman pada truk Hino trailer bernomor polisi B-9367-UEL yang melaju dari arah Bandung menuju Jakarta.
Setibanya di lokasi kejadian yang memiliki kontur jalan lurus dan menurun, truk tersebut diduga tidak dapat dikendalikan karena mengalami masalah pada sistem pengereman. Kendaraan kemudian menabrak sejumlah kendaraan di depannya yang tengah melaju pelan akibat antrean kendaraan.
"Diduga kendaraan Hino Truck Trailer B-9367-UEL mengalami kegagalan fungsi pengereman. Namun penyebab pastinya masih kami dalami," kata Ryan saat dikonfirmasi, Jumat (6/3/2026).
Kecelakaan itu melibatkan total 10 kendaraan yang terdiri dari kontainer, pick up, dua truk, serta beberapa mobil penumpang. Di antaranya kontainer B-9367-UEL yang dikemudikan Muhammad Yahya, pick up B-9718-VAF, serta truk BL-8752-NP yang dikemudikan Iahaq Ismail.
Selain itu turut terlibat Toyota Rush F-1308-AZ yang dikemudikan Eko Artanto, Daihatsu Sigra T-1394-BJ yang dikemudikan Soleh Muslim, tronton box D-9481-AF yang dikemudikan Ari Nursandi, Hiace E-7666-AA yang dikemudikan Dede Olikin, serta Toyota Raize T-1518-HO yang dikemudikan Dadang Apriyadi.
Satu unit Mazda Biante dan Toyota Agya juga ikut terlibat dalam kecelakaan tersebut, namun nomor polisi dan identitas pengemudinya masih didata karena dokumen kendaraan dibawa ke rumah sakit.
Akibat kejadian tersebut dua orang penumpang mobil pick up B-9718-VAF meninggal dunia, yakni Wisnu Nugroho (30) asal Tangerang Selatan dan Muhamad Reza (29) asal Depok.
Selain itu dua orang mengalami luka berat, yakni pengemudi pick up Eman Wahyudi (35) asal Bogor dan pengemudi Toyota Agya D-1629-ZN Toto Sukanto (73) asal Bandung.
Sementara enam korban lainnya mengalami luka ringan, yakni Yusniwel (59), Apriandi Azwar (31), balita Afif Yusup Azwar (1), serta tiga penumpang Toyota Agya yakni Enih Rosdianah (64), Ilham Hasan (38), dan Berlin Berlian (38).
Seluruh korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Abdul Rozak untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi ke pool derek Jatiluhur. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut.
Editor : Ahmad Sayuti

