Kejati Jabar Sita Aset Kebun Binatang Bandung
Kejaksaan Tinggi Jabar, bakal segera melakukan penyitaan aset dalam kasus korupsi pemanfaatan lahan di Kebun Binatang Bandung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Kejaksaan Tinggi Jabar, bakal segera melakukan penyitaan Aset dalam kasus korupsi pemanfaatan lahan di Kebun Binatang Bandung.
Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Dwi Agus Afrianto menyatakan pihaknya pada Kamis lalu setelah mendapatkan surat penetapan sita dari Pengadilan Tipidkor Bandung, selanjutnya tim segera bergerak ke Kebun Binatang Bandung.
Pada pelaksanaan nanti, penyitaan ada enam titik Aset milik yayasan margasatwa dan dipastikan enam Aset itu bukan milik Pemkot Bandung.
Pengadilan pun menyetujui atas usulan Kejaksaan untuk melakukan sita, seperti ada kantor operasional, gedung, gudang, dan lainnya.
"Kami sudah pastikan bahwa ini (Aset yang disita) bukan milik Pemkot Bandung tapi dibangun di atas tanah Pemkot Bandung yang saat ini sudah dipastikan beroperasi sebagai Kebun Binatang Bandung," ujarnya, Selasa (4/2/2025) di Kejaksaan Tinggi Jabar.
Dwi Agus menekankan penyitaan ini tak akan berdampak pada operasional. Katanya, sampai saat ini kebijakannya tak melarang untuk beroperasi sehingga tak akan ada dampak sosial terhadap para karyawan dan satwa.
"Kami tetap berikan izin pada yayasan untuk mengelola. Kami dalam kasus ini sudah tetapkan dua orang tersangka, yakni RBB dan S yang merupakan Ketua Yayasan Margasatwa nya," ujar Dwi.
Dia pun mengusulkan pengelolaan bisa dialihkan ke pihak ketiga yang lebih tepat, lantaran yayasan sedang menghadapi dugaan tindak pidana korupsi.
"Kami berharap ada yayasan atau pihak ketiga yang lebih kompeten untuk kelola. Kami sedang berkoordinasi dengan Dirjen BKSDA Kementerian Lingkungan Hidup. Jadi, pihak mana yang akan berkompeten mengelolanya nanti akan dikoordinasikan lagi dengan Dirjen. Yang jelas, kami pastikan tak ada dampak sosial terhadap karyawan mulai level manager sampai office boy (OB)/cleaning service tak ada pemecatan sekali pun nanti ada pemindahan manajemen yang mengelola Kebun Binatang Bandung," katanya.***
Editor : JakaPermana

