Kematiannya Jadi Misteri, Diplomat Kemenlu Arya Daru Rencananya Bakal Bertugas di Finlandia Akhir Juli

diplomat muda yang ditemukan tewas secara tidak wajar di kamar indekosnya, sebenarnya tengah dipersiapkan untuk menjalani tugas penting sebagai perwakilan RI di luar negeri. 

Kematiannya Jadi Misteri, Diplomat Kemenlu Arya Daru Rencananya Bakal Bertugas di Finlandia Akhir Juli

INILAHKORAN - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengungkap bahwa Arya Daru Pangayunan, diplomat muda yang ditemukan tewas secara tidak wajar di kamar indekosnya, sebenarnya tengah dipersiapkan untuk menjalani tugas penting sebagai perwakilan RI di luar negeri. 

Arya dijadwalkan berangkat ke Finlandia dan mulai bertugas di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Helsinki pada akhir Juli 2025.

Kabar tersebut disampaikan Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha, melalui pesan singkat. Judha menjelaskan bahwa Arya merupakan Fungsional Diplomat Ahli Muda yang aktif bertugas di Direktorat Pelindungan WNI, dan sebelumnya menangani sejumlah isu strategis, termasuk perlindungan warga negara Indonesia di luar negeri.

"Almarhum dijadwalkan bertugas di KBRI Helsinki dalam waktu dekat. Kami sangat kehilangan," ujar Judha.

Kasus Kematian Diserahkan ke Pihak Berwenang
Terkait penyebab kematian Arya yang masih menyisakan misteri, Judha menyatakan bahwa pihak Kemenlu sepenuhnya menyerahkan proses penyelidikan kepada aparat penegak hukum. Ia menegaskan bahwa institusinya akan memberikan dukungan penuh terhadap proses hukum yang tengah berjalan.

“Kemlu tidak ingin berspekulasi dan memilih menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian. Kami juga siap memberikan bantuan yang diperlukan untuk mempercepat proses pengungkapan kasus ini,” tambahnya.

Arya Daru Pangayunan meninggalkan seorang istri dan dua orang anak. Kepergiannya yang mendadak dalam situasi tragis tentu menjadi duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan institusi tempat ia mengabdi.

Ditemukan Tewas dalam Kondisi Tak Wajar
Seperti diketahui, jenazah Arya ditemukan pada Selasa (8/7/2025) di kamar indekosnya yang terletak di Jalan Gondangdia Kecil 22, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat. Tubuhnya ditemukan dalam keadaan tertutup kain dengan bagian kepala dililit lakban.

Penemuan bermula dari kecurigaan sang istri yang tidak dapat menghubungi Arya sejak malam sebelumnya. Ia kemudian meminta bantuan pemilik indekos untuk memeriksa kamar suaminya. Saat kamar dibuka, Arya ditemukan sudah tidak bernyawa.

Pihak kepolisian saat ini masih mendalami penyebab pasti kematian dan telah melakukan autopsi guna memperoleh keterangan forensik. Sementara itu, publik dan sejumlah pihak termasuk DPR RI telah menyerukan agar proses investigasi dilakukan secara menyeluruh dan transparan.


Editor : Firda Rachmawati